‘’Enjoy the little things of life(?)’’ ...(chsss I really do not know what title to put on the drawing xd)
I do not know what I was thinking, I do not know if it was because of the music or my emotions. I do not know.
But this was not the main idea for the drawing.
I had a different idea for the drawing but I ended up doing this. I do not know why.
Maybe I will go to make a second drawing but with the original idea.
Yes ... I know ... Again Perospero. XD
(something tells me that I will end up repeating the drawing xd)
A lightweight youth tee, made of 100% cotton (except for heather colors, which contain polyester). Comes pre-shrunk so the fit stays the same over time and multiple wash cycles. • 100% ring-spun cotton (heather colors have polyester) • 30 singles • Pre-shrunk • Tubular construction • Should
Kali ini saya akan menceritakan kisah saya bersama Istri saya, Sagita Dwijayanti atau yang sering dipanggil Gita. Saat ini istri saya sedang mengandung dan usia kehamilannya sudah 7 bulan dan Insha Allah jenis kelaminnya laki- laki. Orang bilang kalau bayinya laki- laki, sang Ibu akan diambil kecantikannya oleh sang Bayi dan si Ibu jadi gak suka dandan, jerawatan, kulitnya jadi hitam dan tidur mulu (kalau ini sih dari dulu kayanya). Semua mitos itu sudah saya dengar tapi sepertinya istri saya semakin cantik saja, menurut saya Ibu hamil adalah periode yang paling cantik pada hidup seorang perempuan.
Sejak pertama kali bertemu, istri saya badannya segitu- gitu saja bahkan sampai awal kehamilan, hanya bertambah bulat di bagian perut saja. Pada awal pernikahan kami memang ingin sama- sama menggemukan badan, karena sepertinya secara genetika kami dilahirkan dengan tubuh Model, kami wisata kuliner kesana kemari, dari yang aduhai harganya sampai yang rekomendasi di pinggir jalan. Namun sekarang seperti kebanyakan bapak- bapak setelah menikah, perut saya pun sudah mulai menyusuli besarnya perut istri saya. Bagi saya berat badan hanyalah angka tapi bagi beberapa perempuan, berat badan adalah angka yang sepertinya haram untuk dibicarakan. Sewaktu usia kehamilan 6 bulan dan dibilang bayi kami dikatakan "kurang Gizi", betapa sakitnya hati saya, pulang dari dokter kami langsung makan di Steak 21 dan beli banyak box es krim. Saya senang setiap kali berat badannya bertambah dan membesar (apanya tuh?) biar semakin empuk juga, tapi jangan sampai kaya Nicki Minaj juga sih, apalagi kalau pipi nya semakin gembil, rasanya pengen dicubit terus.
Because you know I’m all about that bass…
about that bass, no treble
7 bulan yang terasa sangat cepat ini, kadang saya suka ketawa sendiri dan meringis sendiri mengingat semua kenangan yang kami berdua lalui sampai saat ini. Hal yang paling sedih adalah 3 bulan awal kehamilan, Gita harus full bedrest karena mengalami pendarahan, kami jadi ekstra hati- hati dan sedih rasanya hanya bisa melihat dia tidur diatas tempat tidur saja. Selama 4 bulan Gita harus makan diatas tempat tidur dan minum obat setiap hari, bahkan saya pun harus mandi berdua untuk membantunya mandi juga (Heheee).
Akhirnya setelah bulan ke-4, kami memeriksakan ke dokter lalu dinyatakan Abang bayi sehat dan kuat dan GIta sudah bisa beraktifitas lagi bahkan boleh ‘digangguin’ lagi oleh suaminya, maka masa- masa melepaskan nafsu secara manual pun akhirnya dilewati. Hal yang harus saya lalui juga adalah permintaan ibu Hamil yang tidak terkira- kira. Saat awal kehamilan, jika saya lapor untuk lembur, saya harus membeli seserahan sebelum pulang. Kadang hanya donat, kadang hanya donat dengan rasa yang ditentukan, kadang hanya donat yang ditentukan dan tidak dijual dimana- mana. Kalau sedang bosan dan ingin nonton Bioskop walaupun harus nonton midnight tetep dijabanin, Jalan- jalan ke Lembang ataupun ke Bogor harus diturutin, Jika mau makan malam saya harus sudah sampai rumah sebelum jam 7, kalau gak dia tidak mau makan. Kadang posesif ibu Hamil ini berlebihan, mungkin takut Suami nya yang merupakan perpaduan dari Al- Ghazali dan Moreno Soeprapto ini dibawa kabur perempuan lain.
Ada masanya saat Ibu hamil akan menjadi emosional, dimana kita sebagai suami harus meruntuhkan semua ego kita untuk mengikuti semua keinginan istri kita. Seperti perempuan lainnya, tingkat marah atau ngambeknya dapat diklasifikasikan dengan kata- kata "Terserah", "Ooooh.." ataupun hanya dijawab dengan emoticon. Tetapi yang paling horor adalah jika dia diam saja, maka itu tandanya bahwa malam ini kita bakal cuma dikasih punggung. Kalau perempuan yang marah, kita para suami akan bingung setengah mati mencari cara untuk baikan, tetapi kalau kita yang marah, para Istri tinggal buka baju, selesai perkara. Walaupun Gita lebih banyak diam daripada marahnya dan tetapi sekali marah malah membuatnya semakin seksi (Miauww). Banyak orang yang beranggapan kita adalah Suami Takut Istri, mereka salah... kita adalah Suami Sayang Istri. Karena merekalah orang yang memilih kita sebagai pendamping hidupnya, yang sanggup dan ikhlas didunia ini untuk mengurusi kita, anak- anak kita nantinya, bahkan di telapak kaki mereka sampai ditanamkan lokasi Surga (Subhanallah). Dari semua itu maka bagi saya, Gita adalah istri yang tiada tara nya... perempuan mana yang sanggup hidup dengan saya, tanyakan saja kepada para mantan- mantan saya yang meninggalkan saya (jiaah... dia malah curhat).
Masa paling amazing lainnya bagi saya adalah sadar bahwa ada sebagian dari diri saya hidup didalam perut istri saya, ketika si Abang bayi sudah mulai menendang perut ibunya, apalagi kalau gerakannya heboh ketika mendengar nyanyian lengkingan saya sewaktu saya mencoba bernyanyi atapun saat saya memutar lagu "Sakitnya tuh Disini", sepertinya keganggu banget. Kadang kalau saya putarkan lagu instrumental, ngajarin ngaji, cerita dongeng tentang Digimon (cuma cerita Digimon yang saya hafal), dielus- elus, diajak ngobrol tentang Kenaikan BBM ataupun saya sorot senter, didalam sepertinya dia sangat senang. Kami berdua kadang masih sangat harus banyak belajar, dari orang tua bahkan dari keluarga dan teman- teman yang sudah lebih dahulu berkeluarga dan membina pernikahan, semoga kami berdua menjadi orang tua yang baik dan anak-anak kami nantinya akan selalu bisa bahagia bersama selama- lamanya. Ayah dan Bunda selalu berdoa untuk Abang bayi agar dilancarkan lahirnya dengan selamat Abang bayinya dan Ibunya juga, sehat, menjadi Anak yang soleh, ahli solat, pintar, cerdas, tampan, dicintai semua orang... Amiiin
Walaupun kita berdua belum bertemu tetapi Ayah dan Bunda sudah sangat mencintaimu, anakku.
For too long now we’ve misunderstood each other. We are both raitonal creatures—to a point—but due to our unique hormonal makeups we act in ways that baffle each other. This will never stop, of course, but we can each attempt to shed some light on our thoughts and actions in an effort to understand each other more. Speaking for men, allow me to say…
Understand, too, how difficult it is for us to admit when we’re wrong. Just as you’ve been raised by culture and advertising to strive for an unrealistic level of beauty and perfection, so too have we been raised to strive for an unattainable level of correctness in all things. We know when we’re wrong, the words just don’t easily come out. We appreciate you bearing with us on this as we attempt to reconcile our personalities forged in the 20th century to the realities of the 21st.
Finally, almost everything we do is meant to attract you. If we want to get rich, it’s because we think you’ll like that. If we learn to play guitar, it’s because we think it will impress you. If we build a bridge or start a war or go to the moon, somewhere deep down, underneath all of our grandstanding about society and humanity, we’re just trying to make you like us a bit more. And yes, we want to get laid, but even more than that, we just want you to be impressed. We may not be dragging home wooly mammoth carcasses or beating weaker males with clubs anymore, but we’re still trying desperately, pathetically, often misguidedly, to make you pause for a second and think, “Whoa, who is that guy?”
I hope this clears up some confusion you may feel about us. And feel free to write back with any helpful hints for understanding you. Nature has determined that we need each other, so we might as well try as best we can to figure each other out.
Your friends, fathers, sons, boyfriends and husbands,