R A S A
berbicara tentang rasa,, iya segala ungkapan tentang rasa manis? haha rasa pahit? haha tentang apa yang telah terjadi, dengan segala rasa yang ada. ah entahlah berkali-kali aku bilang rasa kan disini.. hmmm... aku bahkan tidak bisa merasakan rasa lagi, yaakk setelah kehilangan beliau yang benar-benar aku sayangi,, beliau yang selalu memberikan segala yang terbaik untuk semuanya. tidak akan ada habisnya jika aku melukiskan semua tentang beliau. beliau yang aku panggil PAPA. PAPA. PAPA. PAPA dari kecil, aku selalu dekat dengan papa. jika dibandingkan dengan mama, aku lebih dekat dan suka jalan bareng papa. walaupan papa terkesan jahat tp sebenarnya papa adalah seorang ayah yang baik dan sangat tanggung jawab kepada keluarga. papa orangnya sangat jaim dan sebenarnya mudah terharu, tapi ya itu lah papa. papa selalu menyembunyikan rasa bahagia maupun sedihnya di depan anak dan istrinya. papa orang yang kuat dan tegar, disiplin tinggi. bahkan, papa selalu menanyakan perkembangan anaknya ke mama. yang sering kita :red aku dan papa: lakukan adalah berdebat. sampai semua orang bahkan tetangga paham sekali setiap sherly bertemu papa, kita selalu berdebat pa, papa ingat kan? aku sangat rindu sekali, semua tentang papa. dengan egoisnya aku, aku juga tidak amau kalah berdebat dengan papa. sesekali aku menang berdebat, pun yang didebatkan papa sebenarnya tentang kehidupan, iya semua tentang hidup dan bertahan. dibalik dan tanpa sherly tahu, papa bilang ke mama ketika mama mencoba membela sherly, dengan gamblang papa berkata : “aku hanya ingin paham dan mengerti pemikiran anakku ini sampai dimana”. yaakk aku masih sering nangis kalau inget semua kata-kata papa. sekalipun ketika aku mengetik ini, terdiam, tarik nafas, menahan tangis. iyaaa... aku masih saja cengeng papa.










