Dalam kurun waktu 3-6 tahun ke depan, kepaniteraan klinik kedokteran forensik akan berubah menjadi program pendidikan dokter spesialis (ilmu kesehatan mata). Aamiin... 🙏🏻
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from China

seen from Iraq

seen from Türkiye
seen from Japan
seen from Sweden
seen from United States

seen from Azerbaijan
seen from Azerbaijan

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from Japan
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
Dalam kurun waktu 3-6 tahun ke depan, kepaniteraan klinik kedokteran forensik akan berubah menjadi program pendidikan dokter spesialis (ilmu kesehatan mata). Aamiin... 🙏🏻
Buku tentang dokter milikku. Sebelah kanan, buku pemberian @samantharahmaa saat tahu aku ingin masuk kedokteran di kelas 3 SMA yang menceritakan kisah seorang warga (dan tentu saja, pengungsi) Palestina yang berhasil menjadi seorang dokter kandungan, berangkat kerja melewati rintangan perbatasan setiap hari, menolong siapapun--justru banyak warga Israel, tapi suatu hari anak-anaknya meninggal karena bom yang dijatuhkan di rumah mereka. Dr. Izzudin tetap melanjutkan misinya dan menyampaikan pesan damai ke seluruh dunia, karena baginya dendam bukan jawaban persoalan, sekalipun jika hanya dirinya yang percaya. Sebelah kiri, buku yang aku pilih sendiri, ketika awal kelas 2 SMA mulai penasaran dengan profesi dokter. Dr. Ang Swe Chai, menceritakan pengalamannya menjadi relawan medis ke Beirut saat terjadi tragedi pembantaian Shabra-Shatila yang membuatnya sadar dan berbalik memihak keadilan dan kemanusiaan untuk rakyat Palestina. Karena beliau, awalnya aku tertarik menjadi ahli bedah, skill yang kira-kira sangat bermanfaat ketika menjadi relawan. Bisa bayangkan kan seperti apa idealisme yang terbentuk dalam diriku tentang dokter? Ehehe Lama sekali sampai hari ini aku membaca lagi buku tentang dokter sekaligus english version pertamaku (thanks again @samantharahmaa to make it happened). Mengisahkan seorang neurosurgeon muda yang belajar memaknai dan menghadapi kematian dengan integritas, meski harus mengakhiri impian karirnya dan merasakan sendiri menjadi pasien, setelah didiagnosis kanker paru stadium akhir. Bagian awal buku ini lebih seperti (for me, turns out to) moral-guide for all physicians dan sukses mengingatkanku pada idealisme, visi, misi setelah mengalami berbagai cobaan 'demoralisasi' selama koas wkwk (tentang ini ada tulisan di tumblr). Just don't miss this 2016 top book reading list! *Tak ada kata telat kan 😁 Btw, hmmm seserius itu kah? Huft, iya.. Karena bagaimanapun, menurutku tanpa idealisme dan cita-cita bersama, rasanya sulit terbentuk suasana kerja yang baik, yang harusnya selalu bersemangat untuk memperbaiki dan berusaha jadi lebih baik. #medstudent #coasslife #medical #humanity #freepalestine #goodreads #whenbreathbecomesair
appa
selalu mikir lalu sedih, ketika pulang ke rumah perckapan ini selalu muncul
appa: kapan lulusnya ?
aku: maunya tahun ini, appa kalo mau beli ini itu beli aja, opi abis lulus ga akan langsung minta dibuatin klinik, mau kerja di orang dulu jadi gak akan ngeluarin uang banyak...
appa: ahh, tetep aja harus jaga-jaga, takutnya ada pengeluaran tak terduga kalo masih koass, (nada bercanda)
aku: *dalam hati* ya Allah apakah aku jadi penghambat kebahagian appa :(
doakan gengs tahun ini ku bisa wisuda profesi hhuhu
XXVI-D (1)
Teruntuk keluargaku, XXVI-D.
Kami dikumpulkan pada 2 Februari 2016 dari hasil pengundian di ruang Teather FK ULM Banjarmasin, untuk menjalankan kegiatan Co-ass selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan di RS. Ada yang memang sudah akrab, ada yang kenal lama, ada yang pernah satu kegiatan, tapi banyak pula yang yang bahkan baru kali ini bicara :’) wokaoakakakaka maapkan!!! :(
nah ini note saya pada tepat hari itu di handphone, nama nama yang akan mengisi hari-hari saya selama coass ini. bismillah :)
dan ini adalah photoshoot pertama kamiii, yeaaaay!
Let the journey beginsss!
ini adalah foto saat wisudaaaa hehehe, masih canggung malu malu dan jaim jaim kucing :p
dan kemudian, karna kenarsisan yang hqq dan tidak mau melewatkan momen momen “menyatukan kebersamaan” ini, kami berencana foto studio dengan berbagai macam kostum... woo sibuklah ya milih milih debat debat, akhirnya terpilihlah tema jilbab biru malam dan baju OK (biru muda) - jilbab pink dan baju hitam bedah, dan tema warna warni untuk jas coass , dan hasilnyaa..... DAEBAAAKK *LOPELOPEEE*
SENANNGGGG!!! HAHHAHA.
LANJUT.
Memasuki stase pertama kami,
1. Stase Kulit dan Kelamin (KuKel)
Chief : BOB
stase kukel merupakan salah satu rotasi yang disebut surga, karna jaga nya hanya kalau ada pasien rawat inap, tugas jaganya ringan, dan tugasnya tdk terlalu banyak. Hampir setiap hari diisi bimbingan oleh tacut (ikykwim) bimbingan sampai jam 4 sore lalu visite berjamaah kaya mau nyerbu benteng takaeshi (ber 13 ikut semua visite! padahal pasiennya 1-2 :” ) hahaha! nah disini mulai keliatan nih bibit bibit yang harus di telponin dlu baru bangun, yang diingetin kalo bsk masuk jam brp, dll. after all, stase kukel termasuk salah satu yang paling berkesan, mungkin karna ini stase pertama kami dan kami bnr bnr kumpul ber 13 terus menerus hampir tiap hari kali yaa. ini foto fotonyaaa
ultah Vikana-Bob-Ka Miftah
Ultah Oky
Foto bersama dr. Sani Widjaja, Sp.KK
Bersama dr. Robiana, Sp.KK
kukel’s team goes to wedding partyyyy, ada dr. Sukses, Sp.KK jugaaaa
1 mobil ber 13 :* menjenguk Mba Yessi yang baru melahirkann
The girlssss :*
Ultah Ka Lilyyyyy
and the last but not the least, thanks for celebrating my birthday :* may the force be with us!
2. Stase Ilmu Kesehatan Anak (IKA)
Chief : RAFENDY
Gugup.
Takut.
2 Kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaan sebelum masuk ke stase Anak, karena berdasarkan cerita pendahulu kami, disinilah akan terlihat sifat asli per individu, tentang keegoisan, tentang loyalitas, tentang keikhlasan, tentang kerja keras, dan tentang derai air mata yang mungkin terjadi.
Alhamdulillah nya, di stase ini kami mendapat tambahan personil, Omi Inassssh! FYI Ka Inas adalah senior PSPD 2010, beliau baru masuk stase anak karena dulu beliau cuti hamil. dengan kehadiran ka inas menambah wawasan kami ttg pembagian jadwal jaga, trik trik saat mengahdapi konsulen, bagaimana presentasi yang bagus (seriously, ka Inas bener bener kereeenn cara presentasinya!!), dan yang terpenting.... “HOW TO SURVIVE IN THIS REAL COASS LIFE” hahahhaa. thankyou omiii :* inii adalah foto sebelum bikin rekapitulasi pasien di anak, hari minggu sore, saat ultah Atinn :*
berikut adalah foto bersama residen anak yang superhebaaaattt
dr. Yulia, dr. Cynthia, dr. Ellen, dr. Kaltra, dr. Sarah
terima kasih dooooc! semoga menjadi Sp.A yang hebaaat! :)
disini juga kami menjalani bulan puasa pertama kami sebagai coass..stase anak... dan sub divisi IGD :( hahahahhahahahhahahah. best teamwork bersama Atin dan ka Lily, 3 cewe strong yang jaga 7x24 dg istiraat 8 jam saja dalam 2hari, lebih rela tidur di meja daripada makan sahur dan buka puasa, dan khusus untuk Atin yang sellau pemasienan dan kena jonk nelpon konsulen yang bikin dagdigdug ;”””) WKWK.
ini adalah foto di hari Senin pagi, saat kami telah resmi selesai menjalani stase IGD. mata bengkak, muka seadanya, bahkan kayaknya kami ga mandi semua itu karna banjirrrr pada malam terakhirnya :” tapi.... senyuman kami yang sangaat bahagiaaa! :P
dan..... di stase ini pertama kalinya saya dinas luaaar.
kena rotasi ke RSUD Ratu Zalecha Martapura, yang dikenal banyaaaak bgt pasiennya T____T, SC berjibun, dan saya kena di minggu lebaran Idul Fitri :( pertama kalinya jg lebaran ga dirumah sma keluarga.
ternyata.
It’s not as that bad! Alhamdulillah semua perawat dan pasiennya bersahabat, baiikkk pake bangetbangetbangeett! kaamrnya enak, dapet makanan sahur dan buka puasa (uenak uenak lg,apalagi bubur nya!), trus syukurnya banyak pasien yang APS karena “mau lebaran dirumah aja dok..”
EHEHEHEHHEHEHE. REZEKI REZEKI REZEKI :p
Hingga akhirnya 10 minggu di anak terlewati dengan penuhhhhh perjuangan. Terima kasih Chief RAFENDY, yang selalu mendengarkan masukan kami dan omelan kami, ataupun request jadwal jaga kami hahahha.
Stase ini bnr bnr mengajarkan tentang ETIKA, ETIKA, dan ETIKA. TERIMA KASIH STASE ANAK! I’ll be back InshaaAllah, as your future pediatrician. Aamiin.
FULL TEAM!
The antagonist : Ka Inas, Bika, Zuzu, Ka Lily (btw rambut ka lily pendeeek, canciik), Vikana, Oky
dan The protagonist :p : Widi, Atin, Laras
3. STASE RADIOLOGI
Chief : Widia
“Setelah gelap, terbitlah terang.”
mungkin itu deskripsi yang tepat untuk stase ini, stase terrrrsurga selama coass,
datang jam 8 pulang jam 2.
tanpa jaga.
ruangan ber ac.
ada acara masak-masak setiap minggunya.
dokternya gaul gaul abisssh!
benar benar kebahagiaan yang hqq yaah eehehe :3
foto bersama ka Ryan dan kaka kka di radiologi, dan bersama dr. Lavi, Sp.Rad <3
di akhir stase radiologi kami nonbar Suicide Squad bersama kelompok D dan para calon nya ehhehe.
ada Erin (pacar Bob) , Brian (pacar Vikana), dan Mappa (pacar Widia)
ini footonyaaa:
4. STASE ILMU PENYAKIT DALAM (IPD)
Chief : Salman
Stase IPD merupakan salah satu stase mayor, disini 10 minggu kami harus keliling mulai dari bangsal-igd poli-jantung-paru-dinas luar-ujian.
Berikut adalah foto foto kami di bangsal dengan kaka kaka perawat yang bnr bnr baiiiik+GOKILLLL, mengajarkan kami caracara yang awalnya kami gatau (karena ini stase pertama kami megang org dewasa yah), thankyou bangsal ipd!
Tim bangsal IPD, tiim cura curi dan pelit reseppp: Zuzu&Salman ! NICE JOB gaesss wkk
Foto di stase jantung, bersama dr. Teguh, Sp.JP
Saat dinas luar di Anshari Saleh, terima kasiiih dr. Wiwid, Sp.PD dan dr.Kasan, Sp.PD! Ilmu yang superrrbanyak yang memang kompetensi dokter umum, kamar yang enak, kuliner yang buanyak, dan pengalaman ‘hide and seek’ nya yaa hehehe :3
bersama dr. Ali Assegaf, Sp.P di acara simposium paru, our very first ngurusin symposium after all. Jujurrr, berasa kereeen :’)) wkwkkw
bersama dr. Paul, Sp.P yang baik hatinya dan mirip artis nya 500 days of summer (inisial: JGL) hehehhee :3
Foto bersama dr. Retty dan dr. Vina, residen penyakit dalam kamiiii. semoga menjadi internist yg sukses ya dook :* smg bertemu lg di lain kesempatan. hehehe
ini Widia rosita yang lagi maju laporan pagi, selalu senang liat Widi mempresentasikan sesuatu. Cantik sekaliii <3
Dan.
Pepatah mengatakan, “Semakin tinggi pohon tumbuh, maka semakin kencang pula angin yang akan menghembusnya.”
di stase ini lah, terjadi angin yang besar dlm tim kami.
konflik yang hampir meruntuhkan semua kebersamaan yang sudah terjalin selama ini. Alhamdulillah, Alhamdulillah, dan Alhamdulillah. saat kami berkumpul kemarin (23-12-2017), semua melepaskan tangisannya perkara masalah ini. mengungkapkan semua rasa bersalahnya, dan melapangkan hati untuk memaafkan sahabatnya, keluarganya. hingga tidak ada lagii pertikaian batin dan mimpi buruk yang menghantui selama ini..
saya benar benar bersyukur, berada di kelompok ini, bersama mereka.
foto post evaluasi yang hampir bebunuhan ..... :””) hanya kami yg tau, betapa besarnya emosi yang meluap di hari itu.
masih kuat baca? hehehhe lanjut yaaaa.
5. STASE JIWA
Memasuki stase ke 5 kmi mendapatkan tambahan personel lagi, ka Adiba dan ka Dita! jadi disini di bagi pertim, ada 3 tim yang akan disebar ke 3 RS, RS ULIN, RS Anshari Saleh, dan RSJ Sambang Lihum..
di sini saya satu tim dengan Bika, Zuzu, Bob, dan ka Miftah.
kalau di stase anak kami ditempa dengan ujian etika dan kerja keras, disini kami ditempa dengan “how to survive in...nowhere” :( hahahha gaseh ga separah itu lah. upacara pagi, mandi pake air galon, masak mie 3x sehari, bertarung dengan monkeymonkey unyu sambil bawa tongkat setiap subuh pas follup dan sore pas mau ke IGD. malamnya perang lg dengan serangga yang bertebaran dimana mana, ngadepin pasien ngamuk. bner bener berkesaaan dan gaakan dilupakan!! dan kita bisa gaessss! yeaaay :*
sejauh mata memandang...
suasana upacara pagi :3 fyi ini bukan semuanya konsulen yg lg kumpul kokks, jd disaana mmg kalau upacara hari Sabtu pakai jas putih gitu. pada tanggal tertentu, saya lupa kapan, menggunakan jas hitam. masalah latar belakang kenapa begitu, saya lupa :” mungkin sdh dijelaskan tp maap, lupaaa hehehe.
saat beli persediaan sebelum seminggu tinggal di samlih,
ternyata yang paling laku... INDOMIE :P
6. STASE SARAF
CHIEF : KA MIFTAH
Sampailah pada stase terakhir di tahun pertama kami, neurology.
5 minggu disini dengan rutinitas yang mirip saat di IPD, tapi....... yang beda adalah tambahan MR yang zuppaduppa biikin takikardi ! HAHAHA. dan yang tdk bisa dilupakan dari stase saraf adalah MIE KA TINIII!!!! kalau kamu coass/ lg ke RS Ulin, jangan lupa kunjungi TINI’S CORNER, right behind bangsal seruni! pasti banyak coass coass yg lagi antri. karna rasanyaaaa.... MANTAAAAPP 9,5/10 ! wkkwkwkwkw :))
Fto bersama konsulen saraf di acara perpisahan dr. Oscar, Sp.S
mau upload video kami jadi PADUS & MC CITO 1 hari persiapanya di acara ini juga...
Tapi, saya masih peduli dengan kesehatan Telinga kalian :( jadi.... alangkah baiknya kami simpan sebagai file kami saja yah! :) HEHHEE.
Here youuu areeeeee the galleriessss of neurology
Tim 1 minggu di Rehab Mediissss: Oky, Widi, Atin
acara ultahnya Salmaan,Fendy, Bikaa
Aplusan bersama Edy, dan Birthday Surprise untuk Zuzu dan Deriel :D
kita lanjut ke stase tahun kedua di blog berikutnya yah ;)
SEE YOUUUU !
With Love,
@shaskialaras
What a day. Pasien baksos operasi katarak hari ini mencapai 139 orang. Semangat!
-Ruang OK RS Tk. II Dustira, 23 November 2017