aku telat kami telaaatttt... ☺ #ipasatu06
"aku telaaaaaaaaaaaaatttt" seeperti biasanya aku berlari dengan hembusan naik turun diafragma yang tidak stabil, cepat kulari menuju ruang piket secepat anjing jika mengejar kucing "eeh nya si yuni deui wae telat" suara bu vivi rupanya menyindirku.
hari itu hari senin seperti biasanya aku mentelatkan diri begitupun beberapa teman sekelasku yang setiap senin kita selalu bertemu di piket ini dengan wajah lesu karena berlari tapi tenang minggu-minggu berikutnya kita akn terbiasa dengan semua ini yang memebentuk karakter kita menjadi sifat penenang dalam menghadapi apapun yg terjadi ketika telat, mari kita absen para jawara telat IPA satu
1. Kapten Ilman ya setiap senin sosok kapten ini selalu menemani setiap telatku, selalu ada di jajaran para telaters.
2. dhea, yang kata anak kelas mirip rhaisa ini pun peneman setia telat senin pagi
3. si suara merdu ane yang pun selalu absen dalam ketelatan senin pagi
4. amanda yang mendapat julukan aura kasih oleh teman-teman kelas ini tak kalah telat pagi ceria .
5. afifah cewe cantik ini menyusul telat setiap paginya
6. whtyia sang juara kelas entah kenapa memasuki kelas 12 dia jadi sering telat.
nanti aku ceritakan satu per satu, minggu menyenangkan tanpa tugas dan tanpa kegiatan hancur seketika ketika malam tiba mendekati senin pagi, sepoy angin di pagi hari merangsang bulukuduk untuk menarik selimut sampai permukaan wajah menarik guling untuk dipeluk, ah sial tapi senin adalah awal sekolah untuk minggu ini,
Senin pagi hiruk pikuk perkotaan lebih macet dari biasanya aroma kemalasan sedikit lebih tinggi dari hari lainnya, suasana sekolah penuh kemalasan,di depan meja ada absens setia telat yang menunggu giliran menuliskan namanya di buku daftar telat , masih ingat dalam benakku ada aku, ilman,dhea,amanda,anne, yang paling sering telat setiap senin pagi. disaat yang lain sibuk dengan jajaran upacara nya , ada beberapa alternatif kegiatan jika kita mengalami telat :
1. trik dhea, selalu siapkan bet nama yang bukan nama kita yang sesungguhnya lalu tulis lah nama palsu itu di buku piket.
2. berpura-puralah sudah menuliskan nama kita di daftar telat piket
3. kertas telat jangan di dibalikan ke piket.
4. pergilah ke samping sekolah lalu teruskan ke kantin, ya setidaknya walaupun telat akan ada makanan masuk ke pusaran perut kita.
5. duduk di samping mesjid sambil mendengarkan mp3 ataupun berbincang-bincang dengan teman setelah upacar hampir berakhir cepat-cepatlah menyelundup ke samping mesjid lalu lari ke koridor
6. atau duduk di lantai 2 mesjid stelah suasana mulai aman barulah keluar untuk masuk kelas.
7. jika modus-modus diatas tidak terlaksana dengan jitu dan disuruh keruang BK, tenang saja ketika di ruang BK ,guru BK pasti menyuruh menuliskan nama kita di lembar telat pribadi kita, jangan lakukan! berpura-puralah menuliskan lalu cepat-cepat hafalkan juz-ama biar cepat kembali ke kelas
8. kertas telat yang diberikan BK tak usahlah keruag piket lagi :D
seharusnya para orang tua kita tak menyesal menyekolahkan kita ke sekolah se favorit SMAN 1 Bandung karena disini perputaran kecerdikan otak para siswanya di latih dengan baik begitupun ketika kecerdikan telat. setiap manusia kadangakala tak dapat menghentika takdir begitu pun kita para siswa dengan kecerdikan yang luarbiasa ya hukuman pun pernah dijalankan:
1. karena sudah 3x telat , pernah suatu kala ketelatan kami diperintahkan untuk membuat perjanjian ditulis dikertas selembar ditandatangi lalu diserahi ke wakasek, manjur ? oh tidak walaupun surat perjanjian itu sudah 2x kami tetap telat.
2. dikumpulkan di tengah lapangan kesayangan kita untuk hormat ke bendera merah putih untuk 20 menit kedepan
3. dikumpulkan ditengah lapangan juga untuk yang kesekian kalinya dibagi tugas mengumpulkan sampah disekitar sekolah
4. dikumpulkan ditengah lapang entah yang keberapa kalinya dengan rok rok itu kami disuruh lari 2keliling saja, ya gmna kita kapok :D
5. pernah juga dimarahi di depan ruang wakasek kesiswaan untuk waktu yang lama ya sekitar 1jam gitu
6. pernah suatu kali ketika kita kelas 12 hari senin jumlah siswa yang telat mencapai 120 orang? fantastik kami pun dikumpulkan di aula dan dengan muka terkulai kepala sekolah mengucapkan kekecewaannya dan kamipun mengobrol.
itu telat ala tradisi sekolah, kita sebagai penghuni kelas pun memiliki tradisi tersendiri.
1. kelas 11 ya saat masa rajin dan males memperrebutkan posisi, pelajaran pak agus kami akan disuruh menyanyikan lagu wajib di depan kelas dengan lantang dan lancar
2. kelas 11 dengan hembusan kipas angin di dalam kelas ketika telat tiba pelajaran pak agus kami akan disuruh membayar denda telat
3. kelas 12 saat telat menjadi tradisi ketika pelajaran wali kelas bu rohani akan banyak siswa yang telat ya kisaran 5-12orang setiap senin/rabu pagi, dengan wajah lucu nan menggemaskan ibu rohani akn menyuruh kami para murid didiknya untuk menyanyi lagu hymne smansa , para siswa yang telat bukan hanya malu tapi karena kita ipasatu hukuman itu adalah anugrah untuk memberikan kehangatan tawa untuk kelas kami, diceritakan suatu ketika yang telat hanya afifah dan menyanyikan lagu hymne smansa hasilnya dengan wajah datar dan ritme lagu tak beraturan berhasil membuar siswa tertawa melihatnya :)
4. kelas 12 masa jenuh belajar, ketika telat tiba pelajaran wali kelas bu rohani akan banyak siswa yang telat berupa kaum adam akan diruh pusp up beberapa kali dengan asyiknya kami pun mulai menghitung.
5. kelas 12 ketika saat hiburan kami butuhkan suatu cerita ketika itu ilman dan whytia terlambat berdua dan seperti biasa disuruh menyanyikan lagu hymne smansa dengan kekuatan power full mereka menyanyikan dengan riang gembira bahkan whtyia dengan tarian ciri khasnya tak ada beban dan tak penyesalan
tradisi demi tradisi kami telah alami sebagai kisah masa putih abu, tidak ada yang disesali tidak ada yang dirugikan kami mersakan masa esema dengan berbagai kondisi seperti itu, hukuman hukuman guru adalah memori untuk kenangan yang akan diceritakan dikemudian hari, "kami telaaaat buu" "ah selalu sperti ituu ipa satu emang banyak yang telat setiap pagi" ipasatu menyimpan para pejuang-pejuang cerdik ,












