kita tidak pernah berlomba dengan siapapun, tidak pernah lebih dulu atau lebih lama dari yang lain, jadi tak apa jika baru memulai, tidak ada yang salah dengan itu
Tulisan ini terlahir berkat obrolan bersama seorang teman yang sama sama merasa baru menemukan dunia kami di umur yang kata sebagaian orang tidak muda lagi.
Merasakan alur hidup yang kami mau baru baru ini, dahulu kami adalah anak rumahan yang tidak pernah diperbolehkan melakukan perjalanan jauh, berkutat dengan studi yang diminta orangtua baik keilmuan maupun tempatnya, terpaksa tetap di rumah dan tidak merantau seperti teman teman kami di usia awal 20an.
Sebakda melalui semua jalan terjal sembari menata harapan bekerja akhirnya keinginan kecil kami yang dulu sangat sulit digapai setitik demi setitik bisa kami rasakan, sederhanana saja bisa pergi kemana saja yang kami mau. Toh kami sudah mengamini apa yang ayah ibuk mau selama ini, dan alhamdulillah Allah ridhoi dengan kemudahan menggapai apa yang kami sangat inginkan dulu, pergi kemana saja.
Lalu kami menyimpulkan :
Allah sungguh baik, masih memberi kita kesempatan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, menyembuhkan luka masa lalu, memaafkan keputusan orangtua kita yang dirasa tidak sesuai dengan mimpi kita.
Dahulu kami tidak bisa kemana mana, sekarang sedikit demi sedikit Allah mampukan menikmati keindahan alam yang Dia ciptakan, tanpa bersinggungan lagi dengan orangtua.
Mungkin definisi orang lain kita terlambat untuk menikmatinya sekarang, tapi khusnudzon saja Allah memberi kesempatan di waktu yang tepat, dan waktu itu ya sekarang ini.
Sekarang waktunya banyak banyak bersyukur, Allah sudah memberi jalan, meski waktunya sedikit lebih lama, tidak perlu membandingkan pencapaian orang lain. Lalu bersama sama berkhusnudzon serta berikhtiar untuk memantaskan, kira kira impian manalagi yang Allah akan wujudkan di waktu yang tepat.
Ya Allah kami tidak akan pernah kecewa untuk terus berdoa kepada Engkau, doa baik untuk kita semua yang sedang berjuang dengan kehidupanya.
Jumah mubarok, 20 Oktober 2023
Saudarimu sazzadiyatan
















