Adakah jatuh cinta yang tidak pernah kehilangan ? Jatuh cinta hanya pada Allah dan Rasulullah.
penutup malam
seen from Austria
seen from Japan

seen from China
seen from United States
seen from Portugal

seen from Australia
seen from Australia
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from New Zealand
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from Malaysia

seen from India

seen from United Kingdom
Adakah jatuh cinta yang tidak pernah kehilangan ? Jatuh cinta hanya pada Allah dan Rasulullah.
penutup malam
Aku Dengan Sunyi
Semua manusia memiliki caranya sendiri untuk mengungkapkan kekesalan, kesedihan, ketidaksukaan. Ada yang berteriak tak terima. Ada bertindak di luar akal. Ada yang terus melaju kencang, menghiraukan. Tapi biarlah diriku dengan kesunyian. Sebab disaat kondisi tidak nyaman, bising menerjang. Sebagian manusia sepertiku, lebih memilih menepi. Ia butuh ketenangan.
Layaknya riuh siang dengan sepertiga malamnya. Atau deru mesin kendaraan yang bersautan dengan rambu lalu lintas yang menyala merah. Atau ahli ilmu dengan kelapangannya. Sementara aku dengan sunyiku, mengupayakan kejernihan diri.
Salah satu hal yang tak serta merta dapat kuhentikan adalah berpikir untuk menuruti keinginan diri sendiri. Jadi biarkan sunyi melatihku untuk memadamkan gemuruh hati. Bagaimana pun ujungnya, pasti hanya keridhoan Allah-lah yang dinanti.
Kts, 17 Februari 2020
Busmillah... . • Jika engkau pikir bahagia itu ada pada melimpahnya harta, megahnya rumah, atau mahalnya kendaraan. Itu salah. . Jika engkau pikir bahagia itu ada pada bagusnya wajah, mulusnya kulit, atau eloknya tubuh. Itu salah. . Jika engkau pikir bahagia itu ada pada banyaknya fans, banyaknya penggemar, atau banyaknya follower. Itu juga salah. . Bahagia itu tidak terletak pada banyaknya kekayaan, tidak pada menawannya rupa, juga tidak pada tingginya populeritas. . Karena bahagia itu sederhana, cukup mempunyai sahabat-sahabat yang saling mengingatkan dalam hal bertakwa kepada Allaah. . . 📝 @atik.art58 || Ummu Al-Fatih . . #repost #happy #friend #bestfriend #quotes #quoteoftheday #instagood #instagram #dailynote #art58 #bahagiaitusederhana #instaislam #noteformyself (at Perum. Bukit Baruga, Kawasan Andalas, Antang, Makassar)
It’s Okay to be Not Okay
Pernah merasa sedih, kecewa, marah, itu bolehkan? Boleh dan nggakpapa.
Sedih karena masalah belum berakhir. Atau kecewa sebab tak sesuai harapan. Atau marah karena tak ada yang mengerti. Gak masalah, karena selain makhluk-makhluk tak kasat mata, manusia juga dibesertai oleh rasa yang tak kasat mata.
Pertama, jauh sebelum itu.
Kita telah belajar, bagaimana Allah menyampaikan pesan pada hamba-Nya. Bagaimana Allah berfirman dengan penuh kehati-hatian dalam Al-Qur’an. Sebab Allah paham hamba-Nya begitu rapuh, begitu lemah. Keutamaan-keutamaan dalam Al-Qur’an inilah yang seharusnya digunakan sebagai panduan. Sependek pengetahuanku, memang kisah dalam Al-Qur’an banyak menampakkan berita gembiranya terlebih dahulu. Dan baru kemudian, kita bisa mendapati peringatan. Misalnya dalam surah Al-Waqiah, yang mengisahkan kebahagiaan nyata bagi golongan kanan dan peringatan yang nyata pula bagi golongan kiri. Itu artinya manusia selalu diberi kesempatan untuk mengambil sisi baiknya terlebih dahulu, yang kemudian mengetahui sisi buruknya.
Sebagaimana pula kita belajar akan kehidupan, jangan langsung menghakimi rasa ini dan itu. Pada akhirnya, kita hanya diberi kesempatan untuk belajar mencicipi rasa. Artinya kita boleh mrasakan itu semua. Namun, kemudian mengambil baiknya dan memaknai buruknya.
Kedua, ya sudah.
Maumu bagaimana lagi? Berlarut dalam rasa, ku rasa tidak. Karena waktu yang diberikan terbatas. Aku pernah baca istilah ini, kalau manusia pencinta buku itu, tak mungkin baca semua buku di dunia ini. Meski semua buku itu ada baiknya. Dia akan baca buku yang dia inginkan saja. Karena waktu terlalu singkat untuknya.
Sama sebenarnya, segala rasa yang dihadapkan pada manusia itu banyak tapi manusia inginnya hanya bahagianya saja. Ya sudah, nikmati. Nikmati rasa sedih, kecewa dan marahmu dengan bahagia dan lapang.
Kts, 3 Maret 2020.
Normalisasi
Membiasakan yang benar atau membenarkan yang biasa? Tapi percayalah, apa yang kita lakukan saat ini adalah proses belajar untuk membiasakan yang benar. Bukan mengikuti tren membenarkan yang biasa.
Mari beriringan menyelami langkah, yakini bahwa arah yang kita tapaki memang benar. Tak akan ada lagi rasa gelisah tentang hasil. Sebab manusia sudah ditetapkan tempatnya, masanya, takarannya. Every beginning is difficult. Semua kesenangan memang berawal dengan kesukaran bukan? Dan membiasakan yang benar memang tak segampang itu. Perjalanan yang kita coba saat ini mungkin belum seberapa. Terkadang aku saja malu untuk mengungkapkan “benarkah ini?”. Sebab perjalanan kita masih jauh dari kata benar, masih belum mencerminkan kata benar. Tapi setidak-tidaknya hidup ini adalah proses menghampiri kata benar. Makanya aku pernah bilang sama kamu, aku benar baik-baik saja dengan kondisi yang seperti ini. Seharusnya kita baik-baik saja.
Kts, 28 Februari 2020
Apa yang ingin kamu kalahkan dari dirimu sendiri?
Mengalahkan keinginan untuk selalu memilah rentetan ini dan itu yang berhak masuk dalam hidup. Rasa-rasanya manusia memang ingin selalu memegang kendali dalam hidupnya.
Kts, 24 Februari 2020
• Kita tidak bisa membuat semua orang menyukai kita, kita juga tidak bisa membuat semua orang untuk menerima kita. . Karena sebaik apapun kita, pasti akan selalu ada yang tidak suka. Karena sekeras apapun usaha kita, pasti akan selalu ada pihak yang tidak menerima keberadaan kita. . Kita berbagi kebaikan dibilangnya pamer. Kita berbuat kebajikan dibilangnya pencitraan. . Sungguh, tidak akan ada habisnya waktu kita jika tujuan kita adalah penilaian manusia. Berbeda jika tujuan kita adalah keridhaan Allaah. . Allaah akan menerima sekecil apapun kebaikan kita, tidak peduli sebanyak apapun keburukan kita. . Karena dalam pandangan Allaah subhanahu wa ta'ala satu kebaikan bisa menutupi seribu keburukan, tapi jika dalam manusia satu keburukan bisa menutupi seribu kebaikan. . Daripada sibuk dengan penilaian manusia, lebih baik sibukkan diri merubah penilaian kita dihadapanNya. . . Pengingat diri sendiri___ 📝 @atik.art58 || Ummu Al-Fatih . . #repost @atik.art58 #pengingatdiri #flowers #dance #beautiful #nature #instagood #instagram #like4like #dailynote #art58 (at Pontianak, Indonesia)
Đã bao lâu rồi mình không dùng Tumblr nhỉ?
Có lẽ cũng phải 8 năm rồi.
Thật buồn cười vì trong suốt thời gian qua mình bận tới nỗi không có thời gian dành cho nó.
Giờ đây bất giác lại thấy muốn tìm một trốn nào đó để ẩn náu thì Tumblr lại bỗng dưng hiện ra một cách kỳ lạ.
Hôm nay tạm thời thế đã, med time rồi 😐