seen from Sweden
seen from Bolivia
seen from Albania
seen from Australia
seen from Kuwait

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Germany
seen from Germany

seen from Netherlands
seen from Yemen
seen from Russia
seen from Georgia
seen from United Kingdom
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Argentina
seen from United States

seen from United States

seen from Belgium
Respect (Finish)
Menurut saya, teman-teman yang melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi itu keren. Mereka berani mengambil keputusan untuk mengatasi segala macam risiko dan tantangan selama studinya. Lagi. Setelah pengalaman studi di jenjang sebelumnya, yang tentu tidak mudah juga selama menjalani.
Memang apapun yang belum mencapai finish terasa berat. Seperti perlombaan lari atau adu apapun yang pesertanya mau tak mau akan melihat posisi orang lain yang jauh lebih cepat atau lambat darinya. Dan seringkali ia terpengaruh oleh itu: merasa begitu lamban sehingga orang lain tak terkejar atau menjadi terlalu santai merasa masih banyak yang bahkan posisinya jauh di belakang. Tapi setelah mencapai finish, masing-masing adalah sama: merasakan pencapaian dan keberhasilan dari usahanya. Tentu saja finish kali ini bukanlah yang terakhir. Masih banyak kesempatan lain. Bekerja atau sekolah contohnya, meskipun bukan perlombaan.
Motivasi untuk melanjutkan sekolah bisa bermacam-macam dan bisa datang dari siapapun, untuk siapapun. Sekali lagi, berani mengambil keputusan memulai petualangan studi yang baru itu keren. Di tengah peran sebagai suami atau dan ayah, sebagai istri atau dan ibu, mereka masih bersemangat mencari ilmu yang baru. Oh, ibu rumah tangga tentu saja tak kalah keren. Seorang istri dan ibu harus terus meng-upgrade pengetahuan & pengalamannya juga. Meskipun bukan secara formal belajar di sekolah. Apalagi seorang ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Semakin banyak pengetahuan dan pengalaman sang ibu, maka anak akan semakin "kaya" juga. Sama seperti ibunya.
Jadi, semua peran itu keren ya. Sekolah lagi atau tidak, bekerja atau ibu rumah tangga, selama mau terus belajar dan berusaha mencapai finish yang baik, semuanya keren. Asalkan ia tak meninggalkan agama dan Tuhannya.
Karena sebenar-benarnya finish adalah surga atau neraka.
Respect.
---
.rumah.20210420.2028.
Ragu
Waktu ujian sudah dekat. Seseorang masih ragu ia akan mampu. Ragu akan ada cukup waktu. Ragu bekalnya cukup. Seseorang itu meragukan diri sendiri.
Dia bukan meragukan Tuhannya. Maka bersiaplah ia. Dengan caranya sendiri, di luar lazimnya persiapan. Diisinya kotak bekal dengan ilmu dan doa-doa.
Ujian itu dilakukan bersama. Tapi tentu saja dikerjakan sendiri. Sekali lagi, seseorang itu tidak meragukan Tuhannya. Yakin akan Dicukupkan waktunya, bekalnya. Yakin ia akan Dimampukan.
Maka,ketika hasil ujiannya diperlihatkan, sujud syukurlah ia. Bukan angka, tapi Kebesaran dan Kemurahan Tuhannya-lah yang sedang diperlihatkan. Bukan karena kuasanya tapi Kuasa Tuhannya.
Laa hawla wa laa quwwata illa billah.
--
Janganlah meremehkan seseorang karena sesuatu yang kamu bisa (melakukannya), tetapi dia kesulitan. Karena sesungguhnya Allah-lah yang membuatmu mampu melakukannya sekali coba. Dan Allah memberikan hikmah melalui seseorang yang harus mencoba berkali-kali.
.rumah.20210403.1722.
Hati
Bukankah sudah Allah berikan petunjuk bahwa hatimu itu mudah tergores? Entah sebab terlampau sedih hingga kamu putus asa atau terlampau gembira hingga kamu lupa. Kemudian Allah berikan ujian disebabkan kelalaianmu sendiri, supaya kamu ingat. Bersimpuhlah kamu di hadapan-Nya. Menangislah hingga tampak lagi bagimu kasih sayang-Nya yang luas. Menangislah lagi hingga jawabannya kamu temukan. Bukankah Allah kuasa membolak balikkan hati manusia? Bukan kamu tapi Allah yang menatanya lagi. Hati.
.rumah.20210331.0818.
Lupa
Tak jarang kita lupa bahwa usia kita berkurang lagi hari ini.
Kau mau apa lagi?
Tak jarang kita lupa bahwa bisa hidup lagi adalah kesempatan memperbaiki diri.
Kau butuh apa lagi?
Tak jarang kita lupa bahwa sehat badan dan hati benar-benar berarti.
Sudah kau syukuri?
Belakangan karena harus tiduran saja berhari-hari, aku menyadari mungkin selama ini rasa syukurku kurang. Ketika hal sederhana saja tidak dimampukan, barulah sadar apa-apa yang telah kulalaikan. Begitulah cara Allah mengingatkan, bahwa semua ini karunia Tuhan.
Astaghfirullahal'adzim. Alhamdulillah wa syukurillah.
.rumah.20210331.0757.
Mirip
Kamu bilang sikapku seperti ibumu. Dan aku rasa beberapa hal darimu mirip dengan bapakku. Lalu apakah itu pertanda baik karena kata orang mirip berarti jodoh? Ah, atau jangan-jangan kita sama sekali tidak berjodoh? Bukankah ibumu nyatanya menikah dengan ayahmu, sedangkan bapakku menikah dengan ibuku? Hahaha sungguhlah tidak penting sekali pembicaraan ini. Kemudian tawa kita berubah menjadi sunyi. Sedangkan pikiran dan hati sibuk sendiri-sendiri.
.sub1308170911.
Merdekakanlah diri kita dari pandangan mata "anak panah syaitan", mulut kita dari "memakan bangkai saudaranya sendiri", dan merdekakanlah "segumpal daging" sehingga baiklah seluruh tubuh kita.
Bisa? InsyaAllah.
Yakin? Harus.
Berusaha? Terus.
-- Foto diambil dari (at)teladan.rasul
Tentang Takdir
Bahasan kami pada lingkaran minggu ini: qadha dan qadar. Qadha dapat diartikan sebagai segala ketetapan yang telah Allah buat dan ditulis dalam Lauhul Mahfudz. Qadar adalah kejadian dari ketetapan yang Dibuat. Keduanya sering disebut sebagai takdir.
Takdir seseorang dibagi menjadi empat: 1. Takdir azali: ketetapan yang telah Dibuat Allah sejak 50.000 tahun sebelum diciptakan dunia. 2. Takdir umuri: ketetapan yang Allah berikan saat ditiupkan ruh pada janin 4 bulan di dalam rahim. 3. Takdir samawi: ketetapan selama satu tahun yang Diberikan Allah atas hamba-Nya pada lailatul qadr. 4. Takdir yaumi: ketetapan terhadap diri hamba-Nya selama satu hari. Takdir pada poin 2-4 mengacu kembali pada poin 1.
Sedangkan pembagian takdir secara umum yaitu: 1. Takdir mubrom adalah takdir azali yang tidak bisa berubah. Takdir inilah yang sudah tertulis di Lauh Mahfudz. 2. Takdir Muallaq adalah takdir yang berada di buku yang dipegang malaikat. Takdir muallaq dapat berubah. Takdir ini yang dimaksud dalam QS Ar-Ra’d :30 “Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki)”.
- QS Al-Hadid :22
ما أصاب من مصيبة في الأرض ولا في أنفسكم إلا في كتاب من قبل أن نبرأها، إن ذلك على الله يسير
Artinya: Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
- QS Ash-Shaffat :96
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu"
- QS Ar-Ra’d 38-39
لِكُلِّ أَجَلٍ كِتَابٌ* يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ.
Artinya: Bagi tiap-tiap masa ada Kitab (yang tertentu). Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh).
Jadi apakah takdir bisa diubah? Ketetapan itu pasti tetapi jalannya bisa kita pilih. Sebagai contoh jika seseorang ditetapkan sebagai seorang yang pandai maka jika dia berusaha sedikit ia akan mendapat kepandaian setingkat saja, jika ia berusaha lebih maka ia akan mendapat kepandaian beberapa tingkat lebih tinggi. Namun jika tidak berusaha maka dia memilih menjauhi takdir pandainya dan menjadi bodoh. Allah telah menetapkan hingga kadar maksimalnya. Maka tergantung kita sekuat apa berikhtiar dan berdoa.
- QS Ar-Ra’d :11
إِنَّ اللَّـهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ
Artinya: Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
- Hadits riwayt Tirmidzi لا يرد القضاء إلا الدعاء، ولا يزيد في العمر إلا البر.
Artinya: Takdir tidak bisa ditolak kecuali dengan doa. Umur tidak bisa bertambah kecuali dengan amal kebaikan. — Yaa Allah, tetapkanlah untukku umur yang berkah dan bermanfaat, rezeki yang halal dan cukup untuk berbagi, jodoh yang terbaik sebagai pembimbing dan penyenang hati, hidup yang bahagia, dan ajal yang khusnul khotimah. Aamiin.
.Surabaya, 2 Mei 2016 .00:23