Ulasan Buku Lima Sekawan Episode “Rawa Rahasia”
Selamat pagi pembaca!
Pada kesempatan kali ini penulis akan menyampaikan sebuah ulasan buku yang akan diawali dengan novel cerita anak kesukaan penulis yaitu: “Lima Sekawan”. Novel cerita anak ini dibuat oleh seorang penulis beranam Enid Blyton. Episode yang akan diulas berjudul Rawa Rahasia.
RINGKASAN:
Pada liburan kali ini Anne, George, Juian, Dick dan si anjing pintar Timmy memutuskan untuk berlibur ke sebuah camp berkuda. Tak disangka petualangan pun mengikuti mereka di tempat itu. Di sana mereka bertemu dengan seorang anak misterius bernama Si Ingus. Si Ingus merupakan anak dari seorang kaum kelana yang tak sengaja berkenalan dengan lima sekawan saat sedang mengobati kudanya yang terluka.
Kaum kelana adalah kaum yang hidup berpindah dengan sebuah kereta kuda, mereka makan dan tidur di dalam kereta kuda. Sesekali mereka pergi ke kota terdekat untuk menambah perbekalan makanan dan lainnya. Sangat disayangkan karena mereka sangat bau! Entah berapa kali mereka mandi dalam setahun. Tampang mereka lusuh dan mereka berperangai buruk, tidak ramah.
Si Ingus mengatakan kepada lima sekawan bahwa kaum kelana akan menuju ke rawa rahasia, ada hal yang akan mereka kerjakan. Lima sekawan berencana untuk ikut ke rawa rahasia menggunakan kuda-kuda dari camp. Ayah Si Ingus melarang mereka untuk ikut, ia mengancam akan mengusir bila mereka tetap memaksa untuk ikut. Tetapi Si Ingus membantu mereka. Ia meninggalkan sandi rahasia untuk lima sekawan. Ternyata ada yang disembunyikan oleh para kamu kelana! Mengapa ada cahaya terang mengitari rawa rahasia di malam hari? Akan kah lima sekawan memecahkan misteri ini?
Yap, Petualangan dimulai!
OPINIKU:
Ini adalah salah satu cerita favoritku, cerita yang membawa kita berpetualang sambil membayangkan seperti apa rawa rahasia, sandi rahasia, keseruan-keseruan petualangan lima sekawan kala mencari sandi dan bertemu penjahat, ups, tidak ingin begitu membocorkan cerita. Intinya cerita Rawa Rahasia berhasil membuat detak jantungku berdegub lebih cepat, mataku pun ikut berlarian saat membaca bagian mereka hendak bersembunyi dan hampir tertangkap. Ayo lebih cepat lagi Ju! Dick! teriakku dalam hati, haha. Semoga berkenan membaca dan berbagi kesan denganku :)
Selamat membaca :D

















