Hai Pluto,
Apa kabar?
Ku harap kamu baik, sebaik hari-hari biasa.
Bumi masih berotasi, ku harap kamu pun demikian. Masih mengitari Matahari dengan semangatmu. Jika beruntung aku bisa melihat sosokmu dari balik planet lain. Karena dari Bumi, kamu tidak terlihat sebagai Planet yang kerdil, melainkan sangat besar. Pun dengan warnamu, kamu beda dari yang lain.
Katanya butuh waktu yang sangat lama jika ingin ke Pluto. Kamu tahu tidak New Horison NASA yang di luncurkan pada tanggal 19 Januari 2006, baru tiba di Pluto pada 14 Juli 2015. Kira-kira butuh waktu 9 tahun, 5 bulan, dan 25 hari untuk sampai ke Kamu.
Menujumu tampaknya mustahil, kita sangat jauh. Jarak kita benar-benar jauh. Terlihat sangat mustahil untuk sampai ke kamu. Tapi, tidak masalah sebab aku percaya doa bisa sampai dengan cepat, tidak selama itu.
Oh iya, katanya juga butuh 4,6 jam untuk mengirim sinyal dari Bumi ke Pluto. Dan dari Pluto ke Bumi juga butuh 4,6 jam. Untuk tahu kabarmu tampaknya aku harus banyak-banyak bersabar. Menunggu selama 9,2 jam.
Menunggu itu hal baik. Sembari menunggu kamu ada banyak pelajaran yang datang. Kamu tahu, Bumi dikunjungi dengan Alien Putih semalam, dia banyak bercerita. Bahkan memperlihatkan sebuah desa kecil yang sering dia kunjungi. Dia banyak bercerita tentang kehidupan, tentang pemilik dari segala pemilik semesta ini. Dia juga banyak bercerita tentang yang lain.
Aku tahu kadang kamu pun pasti bingung, karena beberapa orang menganggapmu kerdil. Tapi bagi Bumi, Pluto adalah yang terbesar. Pluto adalah yang paling terang, yang paling bercahaya dengan warna yang unik. Pluto adalah yang paling istimewa.
Kamu harus percaya itu. Jika waktu nantinya mempertemukan kita, akan ku buat kamu percaya bahwa Pluto adalah yang memiliki cahaya yang terang.
Terima kasih telah terlihat dari orbitmu. Semoga Tuhan menjagamu sebaik DIA menjaga Bumi. Semoga kamu bisa percaya bahwa hidup selalu baik kepada kita.
Semoga dimenangkan Pluto, apapun itu.
Dari yang sangat ingin menyapamu,