Sedih itu saat kehilangan waktu untuk dapat berkumpul dengan keluarga, sedang diri 'terpaksa' memprioritaskan pekerjaan.
Adalah keadaan yang paling membuat perasaan menjadi lemah, seketika bisa saja menangis karena hal di atas. Rindu berkumpul dengan keluarga yang jarang kutemui, namun harus kutanggalkan karena amanah atas pekerjaan. Hanya bisa menangis dihadapan Ibu, meminta maaf dan bercerita dengan leluasa atas ketidak ikut sertaan dalam berbagai kesempatan untuk berkumpul. Tapi dengan ramahnya beliau menyemangati "Gapapa Nak ga ikut kumpul, nanti insyaAllah ada waktu lagi, niat kerja aja karena Allah ya, supaya kerjanya ga sia-sia, insyaAllah dapat pahala, orangtua mah support terus. Jangan kesel sama kerjaan kalau diwajibkan lembur, itu rezeki dan ladang pahala kamu."













