Tahun lalu, keluarga kelinci ini adalah bagian dari kalender Natal untuk A. Karakter utama adalah Loppie (kelinci dengan huruf L) yang ditemani oleh Papa, Mama, Yoppie, Hoppie dan sepupu yang bernama Wollie (ini adalah karakter ciptaan P @mardvall saat A memintanya untuk bercerita tentang keluarga kelinci ini. Saya menciptakan cerita keluarga kelinci ini dengan maksud membagikan nilai-nilai hidup yang saya dan P punya, mengingatkan A bahwa dia tidak sendiri (terutama jika A menghadapi tantangan hidup baik di sekolah ataupun kesehariannya di luar kegiatan sekolah), juga untuk menceritakan beberapa kejadian yang saya alami ketika bertumbuh baik saat saya di Bali maupun di luar Bali. Loppie adalah kelinci yang saya gambarkan memiliki karakter hampir sama dengan A. Ini cerita sebelum tidur yang juga mengajarkan A untuk bersyukur akan apa yang kami punya saat ini, tidak melihat ke atas dengan rasa iri namun melihatnya sebagai tantangan untuk menjadi lebih baik setiap harinya. Bukan untuk saya atau papanya, namun untuk kebaikan diri sendiri. Cerita yang saya karang sendiri sebagai pengingat bahwa saya dan P tidak akan ada selamanya di samping putri kami, jadi dia harus menyiapkan dirinya untuk menghadapi tantangan hidup. Belajar jatuh untuk bangun kembali, belajar untuk tahu kapan harus berhenti, kapan harus melepaskan dan belajar untuk berbagi. Saya belum sempat menuliskan setiap cerita, namun cerita-cerita yang sudah terucapkan tersimpan rapi untuk dituliskan, suatu saat jika kesempatan itu ada. Pola kelinci dari @littlefish.crocheterie ❤️ #demajourney2021 #demamenulis #demacrochet #instacraft #instacrochet #crochetbunny #demacraft #balistarlingcraft #mobilephotography #crochet #craft #handmadetoys #demaokt2021 https://www.instagram.com/p/CVsztn1o7mY/?utm_medium=tumblr