Kembali Menulis
Menurutku, salah satu manusia yang beruntung adalah dia yang tau persis kegiatan apa yang membuat dia bahagia--setidaknya untuk dirinya sendiri. Membuat hatinya lega sedetik setelah melakukan hal tersebut, atau yang membikin semangatnya membuncah. Menulis, adalah hal yang paling bisa membuat saya merasa segar kembali, seperti setelah keramas di tengah hari di bulan puasa *janganditirukarenabikinpuasamakruh* Saya merasa beruntung karena tau betul hal apa yang bisa saya lakukan untuk membahagiakan diri saya sendiri, setidaknya. Tapi yang jadi masalah adalah, terkadang saya enggan melakukannya. Bukan karena apa-apa, hanya rasa malas yang menguasai diri saya. Rasa malas yang--entah kenapa--seolah ia saya biarkan berdamai dengan diri saya. Pada saat itu saya merasa bukanlah orang yang beruntung. Beberapa hari yang lalu di instagram, saya menjumpai begitu banyak orang-orang yang memposting dengan hesteg #30hari bercerita, #alquranchallange. Saat itulah saya merasa berdosa dengan diri saya sendiri, karena sudah menghianati mimpi menjadi seorang penulis sementara diri yang hina ini masih malas untuk sekadar curhat di Tumblr. Emang kebangetan. :( Karena kalo ikutan ngeposting di instagram dengan #30haribercerita dah malu soalnya ini udah tanggal 23, jadilah saya nulisnya di Tumblr ini aja. Yang belum tentu ada yang baca selain saya sendiri. Haha *ketawagetir* Tapi gapapa lah baru mulai nulis sekarang, at least kini saya sudah berhasil meninju rasa malas saya sendiri. Ak dezz ak dezz *bunyitinju* Janji, besok bakal nulis lagi. Buat ngebahagiaan kamu, iya kamuu *sambilnunjukdirisendiri*













