Ulasan Kimia Anorganik
Dari unit dasar materi hingga interaksi molekuler yang kompleks, kimia anorganik dapat membantu kita memahami struktur keberadaan kita. Tahukah Anda bahwa materi, termasuk manusia, sebagian besar terdiri dari ruang kosong? Namun atom yang terdiri dari elektron, proton, dan neutron, bintik-bintik yang tampaknya tidak signifikan yang mengisi ruang itu, membuat semua perbedaan. Saat Anda menyaksikan pelajaran kami, Anda akan memahami interaksi yang indah yang terjadi di antara blok-blok bangunan ini.
Apa yang harus dilakukan oleh elektron dengan hasrat atom untuk stabilitas, dan mengapa gas-gas Noble membuatnya? Saat kami mengeksplorasi kulit elektron, Anda akan belajar tentang berbagi elektron serta memberi dan menerima yang terjadi di antara atom. Anda akan menavigasi unsur-unsur tabel periodik sementara kami menyentuh nomor atom, inti atom, muatan, massa, elektronegativitas dan elektron valensi. Dari sana, Anda akan mulai melihat bagaimana semuanya menyatu dengan ikatan kimia: kovalen, ionik, kovalen polar, hidrogen, intramolekul dan antarmolekul - sebut saja; kami membantu Anda.
Mengapa kehidupan bergantung pada air? Anda akan mendapatkan jawabannya ketika kami memeriksa sifat-sifat air dan melihat bagaimana lingkungan berair dapat melarutkan ikatan kimia yang terkuat sekalipun.
Read the full article
Sel-sel dalam tubuh kita berada dalam fluks konstan melalui proses osmosis dan difusi. Pelajari tentang bagaimana tingkat saturasi berubah, dan mengapa kami beruntung melakukannya.
Scuba Dives dan Plane Flights
Katakanlah Anda dan seorang teman pergi ke pulau tropis untuk menyelam SCUBA. Anda menghabiskan hari terakhir Anda duduk di pantai dan menikmati sinar matahari, tetapi teman Anda sangat menyukai menyelam SCUBA sehingga ia pergi menyelam SCUBA pada hari terakhirnya sehingga Anda berdua berada di pulau itu. Kemudian Anda naik pesawat untuk pulang ke rumah. Tak lama setelah pesawat lepas landas, pesawat harus mendarat lagi karena teman Anda sangat kesakitan. Apa yang terjadi?
Solusi dan Kelarutan
Ternyata tubuh kita sebagian besar terbuat dari air. Lebih dari 60% tubuh kita terbuat dari air. Jadi darah, jaringan, organ, dan sel kita pada dasarnya adalah solusi, atau campuran pelarut dan zat terlarut, di mana pelarut, zat yang melarutkan zat lain di dalamnya, adalah air. Dan ada banyak zat terlarut yang berbeda, atau zat yang larut dalam pelarut. Dalam kasus tubuh kita, ini adalah gula, garam, protein dan gas terlarut.
Difusi
Sekarang, yang memengaruhi teman Anda dalam hal ini adalah kelarutan nitrogen dalam air. Kelarutan adalah jumlah maksimum zat terlarut yang akan larut dalam pelarut tertentu pada suhu dan tekanan tertentu.
Read the full article
[SKL 12] Struktur Sel dan Komponen Kimiawinya serta Proses yang Terjadi pada Sel [Materi]
Kita ketahui bahwa semua makhluk hidup terdiri dari sel. Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil yang menjadi tempat terjadinya peristiwa fisiologis serta pewarisan genetis makhluk hidup. Untuk itu, marilah kita melihat lebih lanjut mengenai sel!
1. Struktur Sel dan Komponen Kimiawi Sel
Ada dua tipe struktu sel, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Perbedaan prokariotik dan eukariotik terletak pada ada dan tidak adanya membran inti yang memisahkan inti sel dengan sitoplasma. Sel prokariotik tidak memiliki membran inti, sedangkan sel eukariotik memiliki membran inti.
Baik sel hewan maupun sel tumbuhan termasuk di dalam kategori sel eukariotik. Bagian luar sel tumbuhan terlindungi oleh dinding sel, sedangkan bagian terluar dari sel hewan dibatasi oleh membran plasma. Membran plasma terdiri atas lapisan protein dan lapisan lipid. Lapisan lipid sendiri terdiri dari fosfolipid, glikolipid dan sterol sedangkan lapisan protein membran sel terdiri atas glikoprotein. Berikut merupakan gambaran struktur membran plasma!
2. Transpor pada Membran
Membran plasme berfungsi sebagai tempat keluar dan masuknya ion, molekul maupun senyawa dari atau ke dalam sel. Perpindahan molekul atau ion melewati membran plasma terdiri dari dua macam, yaitu transpor pasif dan transpor aktif
Transpor Pasif
Transpor pasif merupakan perpindahan molekul, senyawa, ataupun ion yang tidak memerlukan energi. Transpor pasif terbagi menjadi:
1. Osmosis, yang merupakan perpindahan pelarut melalui membran selektif permeabel dari konsentrasi pelarut tinggi (hipotonik) menuju konsentrasi pelarut rendah (hipertonik).
Ada empat kemungkinan yang terjadi pada sel tumbuhan dan hewan ketika mengalami osmosis
Krenasi: mengerutnya sel hewan akibat keluarnya cairan sel
Hemolisis: pecahnya sel hewan akibat masuknya cairan terus menerus.
Plasmolisis: lepasnya membran plasma dari dinding sel tumbuhan akibat keluarnya sebagian air dalam sel
Turgid: membengkaknya sel tumbuhan karena masuknya cairan dari luar sel
2. Difusi, merupakan proses pergerakan acak partikel-partikel dari larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) ke larutan berkonsentrasi rendah (hipertonik)
Transpor Aktif
Transpor aktif merupakan perpindahan molekul, senyawa serta ion yang memerlukan energi. Traspor aktif terbagi menjadi:
Pompa ion: transpor ion melewati membran plasma yang melawan gradien konsentrasi
Kotranspor: transpor suatu zat yang mengaktifkan transpor zat lain melewati membran plasma
Endositosis dan Eksositosis: Endositosis merupakan peristiwa masuknya makromolekul ke dalam sel dimana membran plasma mengelilingi makromolekul dan melipat membentuk vesikel. Sedangkan, eksositosis merupakan peristiwa dimana vesikel bergabung dengan membran plasma dan mengeluarkan makromolekul dari dalam sel.