Pemasangan Splint dan Sling Pada Dislokasi Sendi
Salah satu penanganan pertama pada dislokasi sendi adalah imobilisasi, yaitu menjaga bagian tubuh yang mengalami dislokasi agar tidak bergerak. Salah satu cara untuk menjamin imobilisasi pada kasus dislokasi adalah pemasangan splint dan sling.
Penggunaan splint dan sling dapat membantu imobilisasi sebagai pertolongan pertama. Splint mampu mencegah gerakan pada sendi, mencegah kerusakan pada otot, pembuluh darah, dan saraf di sekitarnya. Nyeri juga akan berkurang dengan pemakaian alat ini.
Pemasangan Splint
Selain menggunakan batang kayu, pemasangan splint juga dapat menggunakan gulungan koran, penggaris, papan, atau potongan kardus.
Jika Anda terpaksa menggunakan batang kayu atau papan dengan permukaan yang kasar, pastikan Anda membungkusnya terlebih dahulu dengan kain agar permukaannya yang kasar tidak menyebabkan luka pada kulit.
Sebelum meletakkan bidai, Anda harus ingat untuk tidak menggerakkan anggota tubuh yang mengalami dislokasi. Lakukan pembidaian pada posisinya, tanpa berusaha meluruskan atau membengkokkan bagian tubuh.
Letakkan bidai pada sendi yang mengalami dislokasi. Idealnya bidai cukup panjang hingga mencakup sendi di atas dan di bawah sendi yang sakit. Balut bidai diposisinya agar tidak bergerak. Balutan dapat menggunakan kain kassa. Jika tidak ada, Anda dapat menggunakan kain/pakaian, tali, ikat pinggang, atau tali sepatu.
Pastikan balutan cukup kencang sehingga bidai dan bagian tubuh yang terdampak tidak bergerak. Tetapi pastikan juga tidak terlalu kencang sehingga berpengaruh pada peredaran darah. Anda dapat memeriksa tangan atau kaki, apakah tampak pucat, bengkak, kebiruan atau apakah denyut nadi terasa lebih lemah. Jika iya, artinya balutan terlalu kencang. Hindari membalut langsung di bagian tubuh yang mengalami dislokasi.
Pemasangan Sling
Sling dapat dibuat menggunakan kain (kurang lebih 1 m x 1,5 m, terganting besarnya badan) yang dilipat atau digunting menjadi bentuk segitiga. Letakkan siku dan lengan bawah di tengah-tengah kain. Lingkarkan satu ujung kain lewat sisi kiri leher, sedangkan ujung yang lain lewat sisi kanan leher. Ikat di belakang leher. Walaupun sederhana, penggunaan splint dan sling sangat penting untuk pertolongan pertama dislokasi sendi. Selain itu, jangan lupa untuk segera memeriksakan bagian yang terkena dislokasi ke rumah sakit terdekat.














