DP Rumah Sudah Turun, Waktunya Beli Rumah!
Harga rumah memang tidak akan pernah turun, setiap tahun selalu mengalami kenaikan. Meskipun turun, jumlahnya tidak akan terlalu berarti. Oleh karena itu, rumah dinilai menjadi aset investasi properti yang menguntungkan. Selain itu, kebanyakan orang menganggap rumah lebih nyaman dihuni dibanding apartemen.
Saat ini, masyarakat bisa lebih mudah memiliki rumah dengan adanya program KPR. Tapi tetap saja, pembayaran DP rumah masih menjadi kendala karena dinilai terlalu tinggi. Tapi,tidak usah berkecil hati dulu! Anda masih bisa kok memiliki rumah impian Anda. Ternyata saat ini Bank Indonesia sudah merubah kebijakan mengenai besaran DP rumah.
BI Menurunkan Presentase DP Rumah
Ya, di pertengahan tahun 2016 lalu, beberapa kebijakan yang bakal diterapkan Bank Indonesia (BI) seolah menjadi angin segar bagi masyarakat yang berencana membeli rumah secara KPR. Pasalnya, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 15-16 Juni 2016 lalu memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 6,50%.
Imbasnya, DP rumah yang semula ditetapkan sebesar 20% turun menjadi 15% saja! Bahkan ada beberapa developer yang berani menetapkan DP propertinya hanya 10%.
BI Rate Turun, Saatnya Memburu Rumah Impian
Sebaiknya, kebijakan baru ini Anda manfaatkan untuk segera membeli rumah. Hal ini bisa Anda lakukan dengan beberapa strategi jitu agar Anda bisa membeli rumah dengan cepat. Simak langkahnya berikut ini:
1. Membuka Tabungan Bersama
Jika Anda pasangan muda yang baru menikah, mulailah membuka rekening khusus untuk menabung uang muka. Agar jumlah tabungan dapat terisi dengan cepat, ajaklah pasangan untuk ikut berperan menyisihkan sebagian gajinya setiap awal bulan.
Sisihkan pendapatan Anda dan pasangan sekitar 10 – 15 % untuk dimasukkan ke dalam rekening tabungan. Sebaiknya, tabungan ini tidak boleh di ganggu gugat karena akan dipergunakan untuk membayar DP rumah.
2. Berburu Promo Properti
Inilah saat yang tepat untuk berburu properti! Biasanya para pengembang akan menawarkan promo-promo menarik di waktu tertentu. Misalnya promo akhir tahun, awal tahun, atau di hari-hari penting lainnya. Bahkan ada juga pengembang yang berani memberikan harga beli di bawah rata-rata alias murah meriah. Biasanya pengembang seperti ini sudah memiliki “nama” dan dipercaya oleh banyak bank untuk menjalin kerja sama.
3. Memilih Lokasi Rumah di Pinggiran Kota
Saat ini harga rumah di pusat kota luar biasa mahal dibanding dengan rumah yang berada di pinggiran kota. Mumpung sedang ada program DP murah, memilih rumah di pinggir kota dapat menjadi solusi, karena sudah pasti mempunyai harga miring. Tentunya harga rumah akan mempengaruhi DP yang harus dibayarkan.
Salah satu perumahan yang bisa dijadikan pilihan adalah H City Sawangan, walau tidak terletak di pusat kota, tapi perumahan cluster ini memiliki lokasi yang strategis. Berada di sisi jalan raya Parung, menjadikan perumahan ini dekat dengan kota Jakarta, Tangerang dan Bogor.
4. Manfaatkan Dana dari BPJS Ketenagakerjaan
Semua karyawan sekarang sudah wajib dilindungi oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan. Jika Anda sudah menjadi anggota BPJS lebih dari setahun tanpa ada tunggakan, maka Anda dapat memanfaatkan fasilitas dana tunai yang ada di BPJS sebagai tambahan DP rumah.
Adapun nama programnya adalah Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP). Pinjaman ini memang akan dikenakan bunga yang sangat ringan, sekitar 3% flat dengan jangka waktu pinjaman hingga 20 tahun!