Ketika kita berbicara dari buku Mawlana Syekh Nazim, guru kita bertanggung jawab terhadap apa yang kita katakan. Apa pun yang diperlukan orang akan muncul. Jika kalian membuka hati kalian, Grandsyekh mengatakan, “Apa yang kalian perlukan akan datang kepada kalian, tetapi bila kalian datang ke dergah, ke zawiyah, ke tempat kami, dengan hati yang tertutup, kalian akan pergi dengan hati yang tertutup. Tidak ada faedahnya.” Grandsyekh mengatakan, “Jika hati kalian terbuka, mereka akan melihat ke dalam hati kalian dan mereka akan memberikan apa yang kalian perlukan, tetapi bila kalian datang dengan qulubu ‘l-mughlaqa mitsla quluubi ‘l-Wahaabiyyiin, hati yang tertutup seperti hatinya orang-orang Wahabi, di mana kebanyakan mereka berbicara hanya untuk membuat kebisingan, kalian tidak akan mendapatkan manfaat apa-apa. Oleh sebab itu bukanlah hati kalian terhadap ajaran para Awliyaullah. Jangan mengatakan, “Dari mana ini, dari mana itu?” Awliyaullah mengambil dari Samudra Cinta dan Penghormatan kepada Rasulullah (saw). Mereka tidak menunggu konfirmasi kalian. Jadi ketika kalian datang dan hati kalian penuh dengan cinta dan hormat, Grandsyekh mengatakan, “Sudah pasti kalian akan mulai bergerak dari satu maqam rohaniah menuju maqam rohaniah yan lebih tinggi hingga kalian mulai berjalan di alam rohaniah, di alam malakut dan level-level hikmah. Setiap hari kalian akan semakin dekat, dan lebih dekat lagi untuk dapat melihat dan menyaksikan Kemegahan Allah (swt) dan Hadirat-Nya. Itulah yang diinginkan dari seorang hamba. Dr. Nour Kabbani _______ #tasawwuf #ihsan #drnourkabbani #sufi #Naqshbandi #Sufilive #repost @haqqaniindonesia (at Jakarta, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CDDfeZwhpRHZQHwNfG-L_3I-XxkIVdnItfC8gA0/?igshid=1ccdmnxfevns8













