Redraw of old art
Melanie and her sire Abdiel
2024/2019-ish?
Reblogs make my art be seen by more ppl so I'd appreciate it. ÷}

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from Belgium
seen from Mexico
seen from United Kingdom

seen from Australia
seen from Netherlands

seen from Italy
seen from United States
seen from Netherlands
seen from United States
seen from China
Redraw of old art
Melanie and her sire Abdiel
2024/2019-ish?
Reblogs make my art be seen by more ppl so I'd appreciate it. ÷}
Cycling over the sea in Vuosaari. It started getting warm, so we decided to take what may be the last opportunity to cycle over the sea. There was a dance fog. We had electric bikes, it was still quite an effort. It was around 20 cm of snow, and we had to keep the engine support pretty low to avoid overheating.
The Polar Night will arrive in a few weeks to Lapland. I enjoyd these last bright moments by driving through snowy forest and making open fire. Kaamos saapuu Kaamaseenkin pikku hiljaa, vajaan parin viikon päästä. Sitä ennen ehtii ajella juuri sataneen lumen halki nuotiopaikalle ihailemaan näkymää Muotkatuntureille. #reppujareissumies #sajanpäivänäijä #elämäonparastaulkona #reppuretki #100päivääreppuretkellä #retkeily #luonto #ulkoilu #mtb #efat #fatbike #cube #Kaamanen #99910 #Inari #Lappi #Lapland @yleluonto #savotta #savottaview #jääkäriM @finnsavotta @rtech_tampere @cube.bikes.official #outdoors #fireplace #bushcraft (paikassa Kaamanen, Lappi, Finland) https://www.instagram.com/p/BqkrwzohZ38/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1auyty2ce8o1m
di airport. soekarno hatta internasional airport.
gatau gimana prosesnya tiba-tiba efat udah di airport siang itu ketika matahari lagi terik-teriknya jam 1 siang. boong deng kalo efat gatau, sekitar 4 jam yang lalu tiba-tiba aja arsen dateng ke rumah, ga ada angin ga ada ujan.
"temenin gue," kata arsen. lalu efat ditarik keluar rumah dan dipaksa masuk ke mobilnya gitu aja. ga pake ganti baju, arsen ga perduli kalo efat cuma pake kaos oblong putih + jeans belel.
"mau kemana sih?" tanya efat. was-was juga tiba-tiba diculik arsen gini. walaupun arsen anaknya ga neko-neko, tapi tetep aja efat ga rela dirinya yang ganteng dibawa seenaknya sama arsen kemana aja. dia masih merasa punya tanggung jawab moral harus ngurus fans nya yang bertambah semenjak dia debut jadi disc jockey.
iyain aja.
"ke airport," arsen akhirnya jawab. mereka udah setengah jalan di tol padaleunyi.
"cengkareng?"
"iya pesawat dari LA kalo ke husein harus transit 2 kali, ribet."
"LA? siapa yang dateng?"
"sepupu gue,"
efat kaget, terus spontan ngerengek-rengek sebel. dia masih ga terima diculik gitu aja sama arsen. mana dia ga kenal sama sepupunya arsen ini siapa. iya sih efat yang paling deket sama keluarganya arsen, udah dianggep anak sama bokap nyokapnya arsen tapi cuma sebatas itu doang. kalo sama sepupu-sepupunya arsen mana dia kenal. tapi apa mau dikata, ga mungkin juga efat drama minta diturunin di tengah jalan. apalagi di tol.
jadilah efat sampe di airport masih ngambek sama arsen. dia langsung kabur sendiri aja ke starbucks. bodo amat sama arsen. ya... semoga ga ditinggal aja sih. tapi daripada dia ga ada kerjaan juga nungguin sepupunya arsen kan mendingan dia liat-liat siapa tau ada cewek lucu di sekitar.
segelas vanilla latte udah di tangan. sambil menyeruput pelan, mata efat mulai berkeliling memperhatikan orang-orang di sekitarnya. ada suami istri bule, ada tiga kokoh cina yang kayaknya lagi sibuk diskusi soal bisnis, dan ada juga sekeluarga pribumi yang dua anaknya masih kecil-kecil. yang bayi nggak berhenti-berhenti nangis,
efat puffed his cheeks. bosen banget kayaknya.
sampai akhirnya matanya tertuju sama cewek tinggi semampai dengan rambut brunette lurus sepunggung yang baru masuk ke starbucks itu. cantik. manis. pake banget. dia berdiri di depan counter sambil ngeliatin papan menu yang ada di coffee shop itu. bibir bawahnya digigit-gigit sambil mikir. efat langsung banyak-banyak minum vanilla latte nya.
akhirnya cewek itu mesen sesuatu - efat ngga bisa nangkep apa yang dia pesen sekalipun dia pengen banget tau apa kopi favorit cewek itu - terus dia jalan ke arah meja kosong, yang mana satu-satunya meja kosong adalah tepat berseberangan dengan tempat duduk efat.
intuisively, efat benerin rambut dan negakin badan dikit. berharap dilirik sama cewek itu.
sedetik.
dua detik.
tiga puluh detik efat ngeliatin cewek itu tapi ga ada tanda-tanda cewek itu ngeh. dia malah sibuk sama hp nya.
mau ga mau dia merhatiin hp yang dipegang cewek itu juga. jarinya lentik banget. efat suka banget how they framed that iphone 6 perfectly in her hands. efat puter otak. pokoknya gimanapun caranya dia harus tau nomer hp cewek itu.
"chia!"
cewek itu menoleh dan langsung berdiri begitu barista meneriakkan nama itu.
wajah efat penuh senyum kemenangan. jadi namanya chia.
tapi chia udah nerima minumannya di tangan. hpnya udah dimasukkin ke kantong belakang celananya (nggak, efat nggak merhatiin belakang celananya kok. efat ngga merhatiin seberapa indah celana jeans itu membentuk kakinya yang jenjang. nggak. sama sekali nggak.) dan dia udah puter badan menuju pintu keluar starbucks.
ga bisa. efat ga bisa kehilangan kesempatan kenalan sama cewek secantik ini. ga boleh.
"chia!"
chia menghentikan langkahnya. dia menoleh ke arah efat yang...iya, dialah yang super nekat manggil nama cewek itu. mukanya bingung, bibirnya kebuka dikit dengan sedotan caramel macchiato menempel habis diseruput. bengong gitu aja udah cantik banget.
efat tadinya mau kabur. ngapain sih dia ga tau malu banget manggil nama cewek itu? tapi perhatian chia udah sepenuhnya di efat dan dia akan makin salah tingkah kalo dia kabur gitu aja.
mungkin efat kesurupan jamal, karena akhirnya dia berani berdiri dari bangkunya, pasang senyumnya yang menurutnya paling bakal bikin cewek klepek-klepek. gaya jalannya udah kayak yang paling cool sedunia.
"chia kan? inget gue ngga?" tanya efat begitu dia berhenti di hadapan cewek itu persis.
INGET APAAN PADAHAL MEREKA BARU KETEMU GITU. bener-bener pedenya jamal kayaknya pindah ke efat.
cewek itu mengernyit, tambah bingung. dia diem aja.
"gue fathan. masa ga inget?" bener-bener efat kesambet setan jamal.
"fathan yang mana...?" tanya cewek itu. ekspresi mukanya mulai agak takut. mungkin efat mulai keliatan psycho nya.
"ah, kita pernah ketemu dulu di..." efat diem dulu. matanya jelalatan kemana-mana sambil mengarang cerita di kepalanya.
tapi bukannya inspirasi yang didapat, efat malah ngeliat arsen lagi jalan menuju starbucks. ke arah mereka.
"...ki-kita... anu... pernah ketemu di.... um... itu..."
dari yang super pede, efat langsung gagap dan gugup setengah mati begitu matanya ketemu mata arsen. alisnya arsen tertaut. he's definitely judging efat yang keliatan lagi deketin cewek. mungkin dia bete efat bukannya nemenin malah asik kenalan sama cewek.
"sorry?" cewek itu mengambil perhatian efat lagi. bahasa inggrisnya masih kental banget. kayaknya baru nyampe ke indo lagi. "i never introduced myself as chia to anyone before though."
mampuslah. yaudah efat mati kutu. dan arsen udah selangkah lagi mendekati mereka. efat berharap bumi bisa menelan dia sekarang juga.
"i need to go, my cousin is wait--"
"zaskia, kamu kenal efat?"
jeng jeng. kalo ini sinetron kayaknya ini udah pake backsound super drama terus langsung muncul tulisan bersambung.
jadi arsen nyamperin mereka tapi yang disapa si cewek ini duluan. jadi arsen kenal cewek ini.
dan efat bingung nama cewek ini chia atau zaskia karena dia juga langsung nengok pas denger suara arsen.
"no no i was just about to go when he called my name and he said he knows me--"
mata efat beralih dari arsen. ke cewek itu. ke arsen lagi. ke cewek itu lagi. and he pulled the red string inside his head. JADI, INI CEWEK ITU SEPUPUNYA ARSEN?
double mampus.
"AHAHAHAHAHAHAHAHHAAHAHA SALAH ORANG. GUE SALAH ORANG," efat tiba-tiba panik dan ketawa gede banget. tapi awkward.
arsen mengernyit makin dalam ke arah efat sebelum dia ngeliat zaskia lagi, "what did he do?"
zaskia shrugged, she definitely not getting any idea about what's going on. "he called me chia," jawabnya sambil menyeruput caramel macchiato nya lagi.
seketika arsen membentuk sebuah ekspresi what-the-fuck face dan side-eyeing efat hardly. "no one calls you chia but me though," dia ngomong sama zaskia lagi.
zaskia ketawa pelan, "well, exactly."
no one calls her chia. triple mampus buat efat.
efat diem aja. gatau harus apa. gatau mukanya udah kayak apa. gatau mukanya harus ditaruh dimana.
"trus darimana lo tau nama dia chia?" kali ini arsen nanya ke efat. nada suaranya udah kayak jaksa penuntut umum.
efat masih diem aja.
"i told the barista that my name is chia and i think he got it from--"
belom selesai zaskia ngomong, arsen udah melototin efat, "MONYET, JADI LO MAU FLIRTING SAMA SEPUPU GUE?"
nyengir kuda, cuma itu yang bisa efat lakukan.
arsen noyor kepala efat pake satu jari sebelum dia megang pergelangan tangan zaskia dan menariknya untuk jalan keluar dari starbucks. dan efat mau ga mau ngikutin 3 meter di belakang karena dia ga bisa pulang kalo ga sama arsen, tapi masih meratapi nasibnya yang begini amat.
zaskia ngegandeng lengan arsen sambil ngelirik kebelakang ke arah efat sebentar, terus ketawa, "dia temen abang?"
arsen mengangguk, "udah biarin aja. tadi dia sok nggak mau ngejemput kamu terus ternyata malah mau nyoba flirting sama kamu. apa-apaan."
cekikikan, zaskia ngelirik ke arah efat lagi yang sekarang lagi ngacak-ngacak rambutnya dengan stress. masih ga percaya usaha dia flirting sama cewek cantik berakhir seperti ini.
"he's cute though," bisik zaskia ke arsen.
arsen langsung melotot. overprotektifnya keluar. tangannya refleks ngejitak dahi zaskia pelan, "no. don't you ever."
The Escape from Alcatraz (EFA) Triathlon
The Escape from Alcatraz Triathlon (EFAT) is an international endurance event held each year in San Francisco. Now into its 33rd year, the EFAT triathlon course includes a 1.5-mile Bay swim from Alcatraz Island at 7:30am in strong currents, to Marina Green adjacent to the St. Francis Yacht Club. From there, competitors complete a half-mile warm-up run to the bike staging area. After that, triathletes begin an 18-mile bike with multiple hills through the Presidio, out to Golden Gate Park, the Great Highway, and back. Next, racers set off afoot for the 8-mile run to the Baker Beach Battery, along the Coast Trail under the Golden Gate Bridge, and finally back to the finish line at Marina Green. EFAT is open to amateur and professional athletes in over five separate categories of competitors, and it features chilly water temps and currents, hilly bike and run courses. EFAT has been ranked the #1 triathlon event in the United States in many years since its establishment in 1981. For over 20 years, Scott Cathcart has worked as a senior advertising executive and an entrepreneur, investor, marketing leader and strategic advisor to venture-backed start-ups and private equity portfolio companies in the San Francisco Bay Area. In addition to his advisory work as the CEO of Cathcart Strategic Advisers, Scott Cathcart is also a 17-time competitor in the Escape from Alcatraz™ Triathlon.