FUCK YOU. YURI.

seen from United Kingdom
seen from Russia
seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Russia
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from Argentina
seen from United States

seen from Libya

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
FUCK YOU. YURI.
Me estoy quedando con poca gente. La que elegí, la que me hace bien.
Escritos
telah berjuta kali aku memuja namun aku tak akan beritahumu dua kali bahwa hatiku memang tak pernah bertuan, jauh menelantarkanku pada rimba tak ber-nama. dan lagi, aku benar benar tak ingin pergi. tapi siapa yang sangka, sekarang ini aku sudah buntu dan tuli dan buta dan mati rasa. bahkan jika esok aku tak bisa melihat matahari, aku tak akan terkejut lagi.
sayang, malam ini hujan deras.
—starlustt
2018; 11 oktober
kepada kencangnya angin malam, biarkan aku menyampaikan kisahku tentang angan dan harapan yang tak pernah mungkin terealisasikan. tentang mengapa tinta yang kutuangkan pada kanvasnya dengan begitu mudah tertimpa. tentang semilir kabar yang tak pernah sampaikan salamku untuknya. tentang bagaimana saban hari aku tertarik kian dalam dan tenggelam dilautan. barangkali aku jadi santapan ikan.
atau barangkali kau bertanya siapa yang akan menarikku keluar dari sana?
bila pada akhirnya aku, memang bukan diciptakan untuk berlabuh di tempat yang sama sepertimu, kemana lagi aku harus pergi bersama perahuku?
—starlustt
2018; 11 agustus
Puisi Eligi
" Senja Di Pelabuhan Kecil "
Karya : Chairil Anwar
Ini kali tidak ada yang mencari cinta di antara gudang, rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak dan kini tanah dan air tidur hilang ombak. Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan menyisir semenanjung, masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap
aku bahagia, jika kamu bahagia(?)
Aku bahagia jika kamu bahagia?? Ahh, itu hanya bull shit semata, aku tidak ingin sekedar berpura-pura tegar, mendengar kebahagiaanmu dengannya, membuat aku dilema, antara ingin bersedih atau tetap tertawa, Aku tak mau terlena akan rasaku yg tak mungkin mampu untuk menggapaimu, aku masih duduk di persimpangan jalan ini, terdiam menyaksikanmu pergi, setidaknya untuk melihat punggungmu untuk yg terakhir kali, Berharap kau menoleh yg berarti harus ku kejar, namun aku tak mampu bergeming, aku hanya terpaku melihat kau melangkah dengan dingin, tanpa kau tau teriakan hati yg memanggilmu, terpaku melihatmu, aku hanya terdiam melepasmu !!