Kalau diingat-ingat lagi, gue sebenarnya udah pernah mengkhitbah seseorang sekitar 3 tahun lalu. Jadi ceritanya, ada dua orang (cowok dan cewek) lagi berkelakar. Someone else: "Why are you so cold to me? What if someday I marry you, will you still be cold?" Her: "So, do you wanna marry me?" Tiba-tiba gue nyosor. Me: "Yes, I wanna marry you!" Dia tertawa mendengar itu. Her: "Aw, that's very sweet of you. But I simply can't." Lamaran pertama ditolak. Tapi gue pantang menyerah. Besoknya melamar lagi, ditolak lagi. Lusanya melamar lagi, ditolak lagi. Oke, fine, cukup. Saat itu hanya terasa seperti bercanda dan tidak sedang mengkhitbah. Beberapa bulan setelah itu, barulah gue menyadari kalau yang telah gue lakukan itu sebenarnya khitbah, yang ditolak ._. Semoga nantinya pada khitbah yang sebenarnya, tidak ditemui penolakan ya~

















