Bila peluh membasahi bumi impianmu
"Bila peluh membasahi bumi impianmu, biarkan ia menjadi embun pagi yang menghidupi benih-benih semangat, kelak berbuah keberhasilan."
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Russia
seen from United States

seen from Spain
seen from Singapore
seen from Netherlands
seen from China
seen from Ukraine
seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from T1

seen from United States
seen from China
Bila peluh membasahi bumi impianmu
"Bila peluh membasahi bumi impianmu, biarkan ia menjadi embun pagi yang menghidupi benih-benih semangat, kelak berbuah keberhasilan."
Merindukan Embun Pagi
Entah harus menuliskannya dari mana Aku bingung dan beberapa kali menghapus kalimat pertama Yang jelas semua ini pastilah kehendak-Nya Tak pernah ada yang luput dari-Nya Aku melihatnya sebagai sosok yang mulai memasuki masa senja Semangat dalam bekerja Senang membantu sesama Tak pernah berhenti menyebarkan humornya Meski begitu… Aku tetap melihat ada alasan pertaubatan di setiap…
View On WordPress
"Percayalah pada keajaiban namun janganlah bergantung padanya."
Usaha semaksimal mu dulu baru setelah itu pasrahkan semua pada-Nya. ^__^
Embun Pagi
"Tidak ada harapan yang salah, yang salah apabila harapan itu tidak disandarkan pada Tuhan."
Untuk itu semua kupasrahkan kepada-Mu Ya Allah. ^__^
- Embun Pagi -
Hanya jika kau mencintainya laksana embun pagi, makadia akan mencintaimu sepenuh hati.
juplek
Pesan untuk Embun Pagi
Embun pagi, aku rindu.
Aku merindukan engkau yang utuh dan bulat sempurna pada dedaunan di pagi buta.
Embun yang adalah kondensasi dari uap air yang bertebaran di penjuru pagi itu.
Uap air yang bertebaran seperti selimut yang melingkupi aku, riuh rendah hembus angin menyertai.
Partikel terlembut yang aku tahu, yang aku tahu selembut hati.
Embun pagi, aku ingin.
Aku ingin menyibak tiraimu, menelisik sisi tergelap dari perjalanan ini.
Aku ingin menelusuri labirin partikel, menyisip sela sela jemarimu.
Mencium wewangimu, yang sejuk dan menenangkan. Seperti itu.
aku Si Embun Pagi
Akulah embun pagi
Tentang sejuk yang menyentuh pelipismu
saat kau tepuk dedaunan itu
Akulah embun pagi
Menetes, begitu murni menjejak di halaman
Saat kau temui berlari
Aku juga embun pagi
Kadang tak datang meski pagi menjelang
Entah karena terlalu pagi aku terjatuh
atau engkau yang terlalu siang membuka jendelamu
Aku pula si embun pagi
Genggam aku maka aku akan hilang
dan tak akan ada sejuk sepertiku lagi
Aku embun pagi
Cintai aku,
Kau telah memilih pecinta yang tepat pagi ini
Aku,
embun pagi
yang turun saat kau lihat mataku;
basah;
sesejuk jiwa karena melihat sosokmu