Mengusahakan di ranah yang bisa kita perjuangkan.
Apa maksudnya?
Seringkali kita berhenti dan meratapi ranah yang memang tidak bisa dirubah oleh kita, manusia.
Misal,
Kita sudah belajar dengan baik, tapi tak kunjung lulus juga.
Kita sudah maksimal berusaha, tapi tak dapat pekerjaan juga.
Kita sudah belajar kesana-kemari memantaskan diri, tapi tak kunjung bertemu jodoh juga.
Kemudian kita kecewa pada hasilnya.
Baper berhari-hari.
Kemudian tak mau berusaha lagi.
"Aah.. memang tak adil" dalam hatimu berbisik lirih.
Bukan..
Bukan..
Bukan..
Tidak salah sih, muncul kecewa jika menghadapi kegagalan.
Tapi..
Cepatlah sadar,
Bahwa hasil bukanlan ranah kita.
İtu ranah Pencipta Kita, karena Dia yang Maha Tahu yang terbaik untuk hambanya.
Cepatlah sadar,
Mungkin bukan disana peruntungan kita,
Coba lagi..
Maksimalkan di ranah yang bisa kita perjuangkan.
Apa?
Usaha..
Doa..
Berbaik sangka..
Jangan terlalu lama menyesali hal yang bukan ranah kita,
İtu sudah ada pengaturnya,
Kita hanya manusia, yang tugasnya berusaha.
Maksimalkan ikhtiar,
Maksimalkan doa,
Terus berbaik sangka,
Kemudian lepaskan, pasrahkan hasilnya pada-Nya.
Maka itulah ketenangan yang haqiqi.
Jangan mengangis terlalu lama, apa lagi menangisi hal yang bukan ranah kita.
Karena hisab kita pun muncul dari ranah yang bisa kita usahakan,
Ranah yang bisa kita pilih.
Mau memilih jalan taqwa,
Atau memilih jalan fujuroha.
31-10-20
@zingiberia












