We age not by years, but by stories. Dear my 24 years full of love, i'm beyond happy! . #Officialy24 #190317 . Thankyou for coming to my life, @amaliafii @hay_indah @sraiindah @fidhfi @rachmatlasama #faishal (at The Parlor)

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from Spain

seen from Australia
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye

seen from Russia
seen from Türkiye
seen from Norway
seen from United States

seen from Belarus
seen from Tunisia
seen from South Korea
seen from China

seen from Australia
seen from Uzbekistan

seen from United States

seen from Malaysia
We age not by years, but by stories. Dear my 24 years full of love, i'm beyond happy! . #Officialy24 #190317 . Thankyou for coming to my life, @amaliafii @hay_indah @sraiindah @fidhfi @rachmatlasama #faishal (at The Parlor)
saving this here just because <3
.....................
Oleh: Faishal Ridwan
29 Mei 2013
Aku terbangun di atas atap suatu bangunan tinggi. Aku tidak ingat apa yang terjadi beberapa saat yang lalu, atau bahkan masa kecilku. Angin berhembus kencang. Asap menyembul dari salah satu rumah di bawah sana. Bingung, aku berdiri dan mencoba untuk mencari tahu dimana aku sebenarnya. Siapa aku, lebih tepatnya. Aku mulai menuruni tangga gedung, berharap akan menemui seseorang. Tidak ada tanda kehidupan lagi dimana-mana. Tapi, ada sesuatu yang aneh. Sepertinya memang tidak ada apa-apa di kota ini. Kota ini seperti kota hantu. Gedung ini hanya berisi debu, tidak ada yang lain. Setidaknya hal ini memudahkan aku untuk menuruni tangga.
-=-
Akhirnya sampai juga aku menyentuh tanah. Matahari mulai menurun. Aku harus mencari tempat yang cukup hangat untuk tidur sebelum matahari tenggelam.
-=-
Kota ini memang aneh. Kota ini adalah kota hantu, tapi mengapa tadi ada asap dari rumah itu? Pasti ada sesuatu di sana. Besok aku akan pergi ke sana, tapi aku harus mencari tempat tidur dulu.
-=-
Benar-benar tidak ada apa-apa di kota ini, kecuali mungkin di tempat asap itu berada. Tidak ada kain, tidak ada kapas, bahkan kayu satupun tidak ada. Bukti bahwa tempat ini adalah kota hanyalah gedung tinggi yang tadi aku tinggalkan. Aku memang harus tidur di atas beton hari ini. Semoga ada sesuatu yang bisa aku temukan esok hari.
-=-
Matahari tidak terlihat hari ini. Aku terus berjalan menuju asap itu, yang semakin lama semakin hilang. Aku mengumpulkan kerikil dan menyimpannya di dalam tasku.
-=-
Hanya satu blok lagi menuju tempat asap itu berada. Aku harus bergegas karena sebentar lagi akan hujan. Aku pergi ke sebuah bangunan besar yang sepertinya dulu salah satu sekolah besar di kota ini. Aku mendobrak masuk ke salah satu ruang kelas. Terlihat banyak komputer tergeletak dan kabel menggantung. Aku mengambil sepotong kayu dan seutas kabel untuk membuat ketapel. Aku juga mengambil serat-serat kapas yang tersisa dari kursi-kursi itu. Sekarang sudah tidak ada lagi yang bisa kugunakan di kelas ini. Tapi, di luar sudah hujan. Aku harus menampung air itu untuk minumku, karena aku belum menemukan makanan sejak tiga hari ini.
-=-
Bangunan selanjutnya yang harus kulewati adalah gereja. Aku masuk dan melihat salib-salib kecil dimana-mana.