Di FIM itu membahagiakan. Belajar, belajar, belajar. Yang sama2 mau bergerak buat orang lain. Berkontribusi, berkolaborasi. Yang sama2 mau mengambil peran untuk menyukseskan bonus demografi Indonesia dimasa yang akan datang. Yg paling berasa buat pribadi saya sendiri adalah banyak pertanyaan di masa quarter life crisis ini terjawab. Insight banyak banget. Lagi2 belajar. FIM itu lingkaran positif. Banyak buanget orang keren, kece luar biasa dgn prestasinya. Yg ketua BEM, aktivis, volunter komunitas, founder, CEO, pengusaha, pelayan publik, dosen, influencer, macem2 dah tapi mereka ga ada yang membanggakan, menceritakan, prestasi mereka. Layaknya orang biasa aja. ga bakal cerita kalau ga ditanya. Kagum banget. Mereka ga cuma punya prestasi keren yg terpandang mata, tapi juga punya prestasi kebaikan dari dalam diri, dari hati. Kalau dibanding aku mah receh-receh aja, kecil2 penggembira. Jgn dibandingkan. Jauuuhhh. Allah Maha Baik dah. Emang yg lolos cuma yg keren2 kyk di atas ya? ENGGAK. belum tentu. Siapa aja yang mau belajar, berkontribusi, punya peluang besar. Ya karena di FIM memang tempat belajar. Jadi ga masalah. Saya juga bukan apa2, bukan siapa2. Pengalaman saya yg pernah gagal daftar FIM, tujuan dan niat itu ngaruh banget. Tapi faktor utamanya pasti Maha Baik Allah. Jadi jangan ragu daftar FIM. Yang penting jangan lupa tekat yg kuat, niat yang baik. Lampaui dirimu sendiri! #FIM #PelatihanWilayah #FIM20 #PelatihanWilayah2 #Pelatwil2 #pelatwil #ForumIndonesiaMuda #AkuUntukBangsaku
















