Cari Strong Whymu!
Memutuskan bergabung di sebuah komunitas yang menjadi wadah belajar dan meningkatkan kualitas diri perempuan sempat membuat dilema. Banyak alasan yang menguatkan tetapi juga berbanding lurus dengan kekhawatiran jika tidak komitmen dan konsisten. Namun, setelah menuliskan kekhawatiran dan alasan pendukung ternyata sisi positifnya jauh lebih banyak. Salah satu yang penting adalah adanya dukungan dari suami dan beberapa teman yang mendapatkan dampak dari komunitas tersebut. Selain itu, kemauan dan kesempatan tidak datang dua kali.
Tahapan selanjutnya setelah lolos verifikasi adalah welcoming party. Dan yang paling ditunggu-tunggu adalah sambutan dari founder komunitas; Bu Septi Peni Wulandani dan Pak Dodik Mariyanto, suaminya.
Ingin berbagi sedikit kata-kata Bu Septi yang mampu menampar diri sendiri untuk aku yang saat itu sedang mengandung anak pertama dan alhamdulillah terhitung hingga hari ini telah berusia 1 bulan 22 hari.
"Anak yang suka belajar perlu lahir dari ibu pembelajar."
"Ibu yang tidak percaya diri akan mendidik anak yang tidak percaya diri. Ibu yang tidak bahagia akan mendidik anak yang tidak bahagia. SAYA HARUS BERUBAH!"
"Semua ibu itu bekerja, hanya saja ranahnya berbeda. Publik dan domestik."
"Perempuan di ranah publik mungkin wajar bisa upgrade diri. Tetapi perempuan di ranah domestik juga perlu upgrade diri. Semata-mata untuk kebahagiaan kita bukan kebahagiaan anak."
Jangan berhenti belajar ya, bu!
Bismillah, mudah-mudahan semangat belajar tersemat hingga akhir hayat.
Push Your Limit!
.
.
.
[Sabtu, 27 Mei 2023]














