(Fr)i(e)nd(kuensi)
Pernah denger ga sih, kalau kita itu akan dibersamakan dengan orang-orang yang satu tujuan dengan kita, punya arah yang sama dengan kita, alias satu frekuensi. Ya, mencari yang se frekuensi itu, bukan melulu tentang pasangan hidup, namun juga tentang orang-orang yang membersamai kita selama hidup.
Dan memang semesta seolah mengerti diri kita. Tanpa sadar atau tidak, kita telah dipertemukan dengan orang-orang yang punya satu frekuensi yang sama dengan kita. Bisa jadi obrolan yang terlihat receh, semisal obrolan tentang "teflon" atau bahas teori "offside" 😂 akan menjadi sebuah hal yang pada akhirnya membawa kebermanfaatan minimal untuk diri masing-masing. Kan sesuatu yang besar di awali dari hal yang kecil 😂
Tapi yang paling penting dari itu semua adalah, apa yang kita maksud dengan se frekuensi itu, ialah yang menciptakan kolaborasi kebaikan-kebaikan. Yang ketika kita ingat masing-masing di dalam nya, mengingatkan kita akan pentingnya berbuat baik. Yang setiap pertemuan, obrolan pun menjadi sarana kebaikan.
Silaturahim kali ini, bertemu dengan teman-teman di kampus dulu. Singkat sangat singkat karena terbatas waktu, namun sama sekali tidak mengurangi kualitas nya. Sebab, ini berharga, dengan meluangkan waktu-waktu yang mereka punya ditengah berbagai kesibukannya bukanlah hal yang mudah, juga melupakan jauh nya jarak untuk bisa melangkah bertemu adalah sesuatu yang membuat segaris senyuman.
Aku bukan siapa-siapa dibanding mereka. Mungkin juga aku jarang berbicara banyak, namun bukan berarti aku tidak memperhatikan satu persatunya, ada energi positif yang selalu ditularkan dari mereka. Mudah-mudahan di lain waktu bisa berjumpa kembali dengan anggota yang lebih banyak lagi 😊
Semoga dimanapun kita berada, Allah selalu menjaga kita, memilihkan teman-teman yang selalu mengingatkan kita pada Nya :)
Bandung, 01 Mei 2018










