Frieska Anastasia (Frieska) and Azizi Asadel (Zee)
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Japan

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Singapore

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Malaysia
seen from Netherlands
seen from China
seen from Japan
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United Kingdom

seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from Singapore
Frieska Anastasia (Frieska) and Azizi Asadel (Zee)
Smile Like Nothing Happen !!! 😊😊😊😊😊👅👅👅👅👅 #PockyChocoBanana 🍫🍫🍫🍌🍌🍌 #FrieskaJKT48 #semangat #fighting 🙉🙉🙉🐒🐒🐒🐵🐵🐵
Ga Ada Badai Veranda, Malah Kena Tsunaomi... || Ladies & Kids Day - Theater no Megami Show 1 - Minggu, 27-09-2015
Perayaan 3 tahun theater JKT48 diakhiri dengan beberapa pengumuman, salah satunya adalah akan diadakan kembali show Ladies & Kids (LnK). Yeay! Akhirnya gw bisa ajak teman-teman gw yang cewek untuk nonton JKT48 langsung di theater. Ga tau, mereka pada takut aja gitu kalo nonton show biasa, mungkin dikira fans cowok sangar kali ya. Hhaha. Mikir…mikir…mikir… Blom dikasih tahu kapan show LnK nya, sedangkan gw kehabisan waktu karena 1 temen gw ada yang udah harus pulang ke daerah asal karena dia udah lulus. Akhirnya ada TnM hari Minggu, langsung ajak dia buat nonton ga peduli itu LnK atau bukan, tapi kemudian ternyata itu LnK jadi…beruntung ya? Hhaha.
Lagu untuk Tasya
Halo dedek unyu, gimana ? jadi jalan nggak nih, kalo mau siap siap gih. Kalo gak mau, yang punya hp mau molor lagi, balas dendam mumpung liburan :D
selang beberapa menit, pesan itu sudah dibaca oleh tasya dan ia tersenyum lebar.
Ntar malem aja gimana kak ? ada cafe yang mau aku tunjukin ke kakak? “oke” balasnya singkat.
Rio sudah di depan rumah adik kelasnya, Tasya segera keluar mengenakan sweater yang senada dengan warna rambutnya yang tergerai, jeans dan sepatu sneakers andalannya. “buset, caantik amat neng. Mau kemana ?” ujar Rio setengah terpesona. “udah, gausah komen. Yuk jalan” sembari tersenyum.
Motor rio menjadi saksi bisu mereka pernah berkendara berdua berjalan mengitari jalanan kota bandung malam hari menuju satu cafe, kopieholic.
..................................................................................................................
Di kopieholic.
kopieholic. Cafe modern dengan nuansa klasik, memiliki banyak aksen ukiran kayu yang khas jawa-sunda. Penerangan cukup, aroma kopi asli, dan kadang aroma coklat. Tasya memesan satu cangkir coffe latte untuknya dan secangkir cappucino untuk rio. “kok cappucino?” tanya rio heran.
Tasya tersenyum sambil meliriknya “udah dicobain aja, doyan kopi kan? Kalo nggak enak, aku bakalan nyanyi di live music deh, tapi kalo enak kakak yang nyanyi ? gimana ?” ujar tasya mantab.
Rio hanya manggut manggut tanda setuju dengan pilihan tasya. Beberapa menit kemudian, pesananpun datang. “tuh udah dateng, kalo gak enak aku bakalan live 3 lagu” tasya mengingatkan.
Rio masih heran kenapa tasya sepede ini, Ternyata sesuai perkiraan tasya, rio terlalu cocok dengan cappucino pilihannya. “Gimana ?” tanya tasya, “kamu nemu cafe ini dimana ? rasanya bisa hebat gini ? rio semakin heran. Tasya tersenyum dan menjawab “mau tauu aja, 3 lagu loh ya !! janji.” dan mereka tertawa tenggelam bersama hujan malam hari di tempat bernama kopieholic.
Tasya dan Rio masih menikmati obrolan mereka. Mereka tidak menyadari ada seorang gadis dengan setelan casual memainkan gitar akustiknya dan mulai bernyanyi .
.... I could stay awake just to hear you breathing
Watch you smile while you are sleeping
While you are far away and dreaming ....
beberapa pengunjung cafe langsung menoleh kearah suara tersebut, termasuk Rio tetapi tidak dengan Tasya, ia terlalu sibuk memperhatikan makhluk di depannya yang terpaku menikmati alunan “i don’t wanna miss a thing” versi cewek yang bernyanyi dengan khidmat tanpa satu senyumpun.
“cewek itu suaranya bagus yah dek ? sayang orangnya kelihatan jutek” komentar Rio, membuyarkan lamunan tasya yang sedang melayang.
“ooh, iya” tasya menjawab dengan hanya melirik ke arah mini stage itu. “mungkin kalau dia mau tersenyum, bakal keliatan lebih seger ya, pasti performnya lebih baik” Rio menimpali.
“yaudah langsung ngomong aja ke orangnya langsung, palingan bentar lagi dia minta pengunjung buat nyanyi hehehe“ tasya terkekeh. “kamu sering kesini ya? Sampe apal gitu?” Rio Heran, Tasya hanya mengangkat kedua bahunya sambil meminum coffe latte miliknya.
Benar saja, setelah beberapa lagu ia bawakan ia menawarkan pengunjung untuk menyumbangkan suara, tasya hanya tersenyum renyah, laksana peramal yang ramalannya jitu.
“ayo kak, sumbangin suara emasnya, udah ditungguin tuh sama yang nyanyi ” kata tasya sambil melirik sang penyanyi.
Rio belum bersuara, “Meja No 24, Mungkin ?“ Rio tergelak sambil menoleh kearah suara yang menyebutkan nomor mejanya. “buruaaan, tadikan udah janji” tasya memasang muka cemberutnya. “iyaaa, neng” Rio berjalan meninggalkan mejanya dengan muka masam.
“TIGA LAGU YAAA” tasya setengah berteriak “pssst, tempat umum gaboleh berisik” rio Membalas dengan menempelkan jari telunjuk di bibirnya. Tasya hanya tersipu.
“Pacarnya Frieska ya ?”sambut gadis itu ketika rio mulai mendekat kearah stage. Rio langsung shock, mengambil tempat duduk dan mulai memilih lagu, tanpa menjawab. “hey, pacarnya Frieska ?” tanyanya lagi...
Rio menatap gadis itu, tersenyum dan menjawab, “Bukan, Cuma kakak kelasnya kok”. “kamu pasti Rio ya ? Aku Sanny” gadis itu menjulurkan tangan sepaket dengan senyum manis miliknya. Manis sekali batin rio, sejalan dengan tangannya yang menyambut tangan Sanny.”Frieska sering cerita soal kamu loh”, Rio tak bergeming ia hanya membolak balik kertas berisi daftar lagu yang biasa dibawakan sanny.
Rio membaca daftar itu setengah sadar, setengah pikirannya terbang ke alam memory, ia berfikir “Siapa sanny? Kenapa tasya bercerita tentangku kepadanya, aku cuma kakak kelasnya, sama seperti yang lain.” Pikirannya masih berkutat tentang identitas sanny, kenapa yang disebutnya frieska ? bukan tasya ? sembari berfikir ia menemukan satu lagu yang cocok untuk malam ini.
“Always be my baby, yang ini bisa mbak ? tanya rio pada sanny yang duduk di sampingnya. Loh kirain mau pake gitar sendiri ? tanya gadis itu. “saya nggak bisa main gitar mbak” jawab Rio merendah. “tapi kata Frieska kamu jago banget, udah kayak gitarist pro” sanny menimpali, “ah itu Cuma gosip mbak” tambah rio. “gausah pake mbak, kita seumuran kok, yuk mulai” balas sanny sambil menyiapkan gitarnya.
Rio memandang sanny, penuh arti. Siapa gadis ini ? kenapa dia dekat sekali dengan tasya. Kenapa tasya tidak pernah bercerita tentang gadis ini.....
You’ll always be a part of me
I’m part of you indefinitely
Girl don’t you know you can’t escape me
Ooh darling ‘cause you’ll always be my baby....
Jari lentik sanny menari memainkan dawai gitar, senada dengan suara yang dikeluarkan Rio, Tasya bernyanyi kecil dari mejanya, menikmati duet dadakan yang terasa cocok.
Tiga lagu sudah dibawakan Rio ...
“Suara kamu bagus” ujar sanny, “mbak juga main gitarnya keren, udah kayak pro hahaha” balas rio. “kamu serius sama frieska ? “ tiba tiba sanny membelokkan arah pembicaraan, “maksud mbak?” jawab Rio. “apa kamu serius dengan hubungan kamu sama frieska ?. “iya, aku serius” Timpal Rio dengan tatapan serius, Sanny memandanginya sendu.
“Aku serius tentang hubunganku dengan tasya, atau Frieska sebagaimana kamu memanggilnya, untuk saat ini mungkin aku belum bisa menyatakan padanya. Tapi aku yakin suatu saat pasti dia mengerti”. “tolong jangan buat dia menangis, apapun alasannya” sanny membalas. “pasti, tapi siapa kamu ? apa pedulimu tentang aku dan tasya”...
Tasya masih memandangi dua orang yang tadi bernyanyi bersama itu bercengkrama, ia mencoba menerka apa yang mereka bicarakan. Belum sempat ia membayangkan, Rio sudah berjalan kearahnya. Tasya menggigit kedua bibirnya, menunggu senyuman kakak kelasnya. “udah tiga lagu tuh, impas kan ?” gerutu Rio sambil menarik cangkir Cappucinonya. Hehehe frieska membalas dengan senyum lucunya. “udah yuk pulang, udah malem”. Ajak Rio. “Yuk, aku juga udah puas denger kakak nyanyi” ucap tasya. “Lain kali kamu yaa yang nyanyi, gantian” balas Rio. “nggak janji ah” senyuman tasya merekah lagi.
Rio berjalan ke arah kasir, melewati tempat sanny berada, dan melemparkan senyum seraya menunduk. Senada dengan tasya ia mengedipkan mata kirinya pada sanny, sanny hanya mengeluarkan senyum dan mengangguk. Kemudian tasya dan Rio berlalu meninggalkan Koppieholic
Di arah jalan pulang....
Dek, kamu kenapa kok gak bilang soal koppieholic dan cewek itu ? tanya Rio.
Emang tadi ngomong apa sama cewek itu ? balas Tasya.
Apa ya, kepo deh hahaha rio tergelak. Tasya yang gemas mencubit pinggang kakak kelasnya itu sambil tersenyum. Mereka berdua seperti terserang virus, yang dinamakan virus tipe cinta.
Rio masih terngiang suara sanny di kepalanya, suara yang mengejutkan hatinya.
“tapi siapa kamu ? apa pedulimu tentang aku dan tasya” tanya rio pada gadis itu ketus.
“Jelas aku peduli, aku peduli pada keceriaan adikku, peduli apa yang ia rasakan. Aku hanya tidak ingin ia merasakan kesakitan yang pernah aku rasakan dulu, aku tidak ingin mendengarnya menangis lagi. Melihatnya tersenyum dan tertawa malam ini sunggu suatu yang langka, biasanya ia hanya memesan cappucino disini untuk duduk sambil menangis lalu pergi”
Rio terdiam mendengar perkataan gadis itu
“itulah kenapa aku bertanya keseriusanmu, tolong buat dia tersenyum. Jangan buat ia menangis lagi, jika ia menangis karenamu. Aku akan mencarimu ”
Rio semakin bingung, dia bingung dengan keadaan Tasya-sanny. Pikirannya berkecamuk. Hatinya terenyuh mendengar sepenggal cerita tentang Frieska Anastasia Laksani. Gadis dengan senyum manis yang terlihat cuek dan pendiam. Rio membuka suara “kamu sebenarnya siapa, apa hubunganmu dengan tasya ?”
“Aku, Melody”
Melody Nurramdhani Laksani.
The F! Word
ah, JKT udah pilih pilih senbatsu lagi ya, kalo ini buat first single coveran : RIVER!
ada 4 member yang keluar dari senbatsu; cigull, ghachan, sonya dan, my only team J oshimen, frieska :(
cigull keluar dari senbatsu. shock juga sih, selama ini lumayan terkenal di kalangan para fans juga, entah kenapa cigull malah ga masuk senbatsu :| saya belom berani ngasih pendapat dia di theater, karena emang belom pernah theateran :| cuma liat dia waktu di konser solo dulu, lumayan ceria
ghachan, salah satu wotadorunya jkt yang disukai mayoritas otaku (yang ini saya nggak bohong, beneran deh XD) ga masuk senbatsu sih wajar menurut saya :| toh dia dapet susspend sebulan kalo ga salah, kan? mungkin jadi punishment buat dia kali. soal perform belom berani komentar juga (_ _)
sonya! member jkt dengan followers terbanyak nomor 5, banyak fans juga, tapi kok.... katanya sih dia akhir-akhir ini jarang muncul di RKJ juga soalnya punya blockingan yang sama kayak gon, dan gon rajin teater terus. iyakah?
last one, frieska. The F Word! sebenernya aku malah lebih setuju frieska ga masuk senbatsu sih :) walau muka dia yang serius dan kadang nyeremin cocok sih :| diliat dari penampilan di acara2 televisi, ada progress juga sih. kebetulan ngikuti frieska dari jauh, sedikit tau progressnya juga sih. still, saya masih ga setuju kalo frieska masuk senbatsu.
entah saya suudzon, atau emang ngerasa bakal ada yang mencibir "Ih masuk senbatsu cuma gegara kakaknya ikut disitu, iri mungkin" . di official guide book pun bilang kalo frieska itu ngikutin jejak kakaknya, my conculsion is, selama frieska masih satu tim, ataupun satu grup sama kakaknya, dia gak bakal bisa berkembang.
siapa tau instead of being a senbatsu, dia mungkin bisa ngisi slot undergirls? saya yakin, selepas dari kakaknya bakal ada progress yang selama ini nggak kelihatan dari seorang frieska. dia bakal bisa bersinar tanpa ada kakaknya.
just my 2cents :)
Tenang dan easy-going, aku Frieska
Frieska Anastasia Laksani