Beberapa hari lalu ada teman yang bertanya kepada saya tentang cara mengatasi kecemburuan kakak kepada adiknya, yang kebetulan selisih jarak usia antara kakak dan adik ini berdekatan.
Saya mencoba menjawab dengan membuka kembali ingatan dan referensi mengenai hal tersebut. Pernah membaca mengenai hal tersebut dari seorang pakar parenting juga beberapa kali sering terngiang ditelinga pertanyaan serupa membuat saya mencoba mengingat kembali ttg "pelajaran" ini.
Ah yaa..akhirnya saya juga menemukan beberapa referensi yang berkaitan dg hal ini di buku ayah edi. Lalu dengan segera membantu teman yang bertanya ttg hal tersebut. Semoga membantu yaa ☺
Hmm..cara mengatasi kecemburuan kakak terhadap adiknya yang masih bayi.🤔
Saya jadi introspeksi kembali kepada diri pribadi. Memasuki usia kehamilan 30 weeks ini apa yang sudah saya siapkan untuk mengatasi hal2 serupa yang mungkin terjadi pada saya.
Bermodal setitik pengetahuan ini bunda coba untuk menerapkannya kepada adzka sejak awal mempersiapkan kehamilan kedua ini.
Setelah adzka lulus ASI 2 tahun lebih dan juga lulus TT ayah bunda sepakat untuk memulai promil kembali. InsyaAllah jaraknya sudah kami perhitungkan yaitu di jarak ideal. Dan alhamdulillah atas izin Allah satu bulan menjalani promil dengan hitungan kalender bunda akhirnya dinyatakan positif hamil.
Dan saat ini usia kehamilan sudah memasuki usia 30weeks. Saat ini bunda semakin sering mengajak abang adzka untuk berdiskusi. Dengan cara ngobrol seru dan menyenangkan untuk membuat abang mau terlibat dalam menjaga adiknya sebagai salah satu solusi mengatasi masalah kecemburuan ini nantinya. Selain memang dari awal kehamilan bunda sudah memberitahu kpd abang bahwa ada bayi di dalam perut bunda. Abangpun sangat excited dan terlihat sayang thd calon adiknya dengan selalu mencium perut bunda dan memeluknya sebelum dan sesudah tidur. 😊
Bunda mencoba memberikan pengertian bahwa ayah dan bunda tetap sayang thd abang walau nanti adek bayi sudah lahir. Bunda sering mengajak abang untuk nanti membantu bunda memilihkan baju bayi, mengambilkan popok, membantu mengoles minyak telon ke perut adek, dsb.
Bunda juga bercerita ttg serunya nanti kalau adek bayi sudah lahir. Hihi..Abang nanti bisa punya temen main, bisa main mobil dan boneka sama baby, bisa baca buku sama adek bayi yang sekarangpun abang suka lakukan yaitu membacakan cerita dari buku untuk adek bayi dalam perut bunda. Hihi..
Alhamdulillah..bunda bersyukur sekali abang terlihat antusias menyambut kelahiran adek bayi. 😍
Semoga kalian akan terus saling menyayangi ya anak2ku sayang 😊