Kalau kamu pernah membayangkan seperti apa Goa Belanda atau Batu Lubang yang dibuat menembus batu besar yang menghubungkan Tarutung dan Sibolga, silahkan menikmati. Goa ini dibuat pada tahun 1930 oleh Belanda dan Jepang dengan memperkerjakan secara paksa para tawanan perang. Kita harus berterima kasih kepada mereka yang berjasa dalam membuat goa ini! 🙏 Goa ini terletak di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Tapanuli Tengah, atau sekitar 7 Km dari Kota Sibolga. Terlepas sari hal-hal mistis yang menyelimuti tempat ini, seperti para pengendara yang harus membunyikan klakson sebanyak tiga kali sebelum melewatinya, ternyata pemandangan disekitar tempat ini sungguh indah! Karena kunjungan saya yang tepat pada musim hujan, saya beruntung dapat melihat beberapa air terjun yang mengalir dibalik goa batu ini, dan pada beberapa tebing disekitarnya, what a lucky day! ;) Dari pengalaman saya melewati goa ini dengan berjalan kali, sekarang saya tahu alasan dibalik membunyikan klakson sebanyak tiga kali. Kondisi goa yang gelap dan terdapatnya tikungan mengharuskan para pengendara membunyikan klakson agar tidak saling menabrak dan menghindari kemacetan akibat saling berebut jalan! Dan ya, berebut jalan! Kita tahu masyarakat kita yang sangat suka berebut jalan, hehehe. Dan saya juga menyadari diri saya sendiri juga begitu 😋😋😋. #gopro #hero4 #travel #traveler #traveling #adventure #adrenalinejunkie #sibolga #goabelanda #batulubang #greenfamilytour #greenfamilyadventures #northsumatra #sumatra #indonesia #rvvlich (at Batu Lubang (Goa Belanda), North Sumatra)