
seen from United States
seen from China

seen from T1
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from Canada
seen from Russia

seen from Russia

seen from United States
seen from France
seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from Russia

seen from United Kingdom

seen from Russia
seen from Japan
seen from T1

seen from Netherlands
Some skull drawing I did for school
Dalam branding emang ada beberapa nama merek atau brand yang ngga sesuai sama produk yang dijual🙄. Kita sebut aja Jaguar, sebuah nama hewan yang jadi merek kendaraan. Sama sekali nggak ada hubungannya kan antara Jaguar dan Mobil ? 😊 Itu baru satu contoh, belum merek lain seperti Wall's yang artinya adalah dinding malah berjualan produk es krim😀🙏. Selain merek-merek tadi, masih ada beberapa merek lain yang perlu kamu tahu. Yuk langsung baca aja di postingan ini ! Kalau kamu mau nambahin, lansung komen aja dibawah ya ! Jangan lupa buat save postingan ini dan nyalakan notifikasi dari Fs Design Sukabumi, Share juga dan tag teman-temanmu ! Tetap Focus! dan buat logo bersama @fs_design19 ! #logoinspirations #waals #bearbrand #jaguar #gudanggaram #designlogo #designer #buatlogo #logodesigner #logoolshop https://www.instagram.com/p/CTubWZoPdCK/?utm_medium=tumblr
Dalam branding emang ada beberapa nama merek atau brand yang ngga sesuai sama produk yang dijual🙄. Kita sebut aja Jaguar, sebuah nama hewan yang jadi merek kendaraan. Sama sekali nggak ada hubungannya kan antara Jaguar dan Mobil ? 😊 Itu baru satu contoh, belum merek lain seperti Wall's yang artinya adalah dinding malah berjualan produk es krim😀🙏. Selain merek-merek tadi, masih ada beberapa merek lain yang perlu kamu tahu. Yuk langsung baca aja di postingan ini ! Kalau kamu mau nambahin, lansung komen aja dibawah ya ! Jangan lupa buat save postingan ini dan nyalakan notifikasi dari Fs Design Sukabumi, Share juga dan tag teman-temanmu ! Tetap Focus! dan buat logo bersama @fs_design19 ! #logoinspirations #waals #bearbrand #jaguar #gudanggaram #designlogo #designer #buatlogo #logodesigner #logoolshop https://www.instagram.com/p/CTua33-PjjQ/?utm_medium=tumblr
Rokok Dan "SURGANYA" Di Indonesia
Gambar Ilustrasi Sumbarlivetv.com -- Rokok merupakan suatu produk yang saat ini sudah menjadi kebutuhan hampir semua kalangan, entah siapa yang memulai, jika kita amati dalam setiap sisi kehidupan produk ini selalu ada dan setia menemani. Baik saat santai, bersenda gurau dengan teman-teman , hingga orang yang sedang dirudung permasalahanpun tetap mencari benda ini sebagai teman dalam memecahkan persoalanya. Gudang Garam, perusahaan rokok ini pada tahun 2018, memperoleh pendapatan sebesar 95,71 trilyun rupiah. Lantas untungnya adalah sebesar 7,79 trilyun rupiah. Sampoerna, tahun 2018 memperoleh 106,74 trilyun rupiah. Lantas untungnya adalah sebesar 13,54 trilyun rupiah. Berapa gaji kalian? Rp 10 juta? Maka kalian butuh 1.354.000 bulan, alias 1 juta bulan lebih bekerja habis-habisan untuk menyamai keuntungan Sampoerna. Djarum? Mereka perusahaan tertutup jadi tidak ada kewajiban lapor. Tapi diyakini pendapatan dan keuntungan mereka sama fantastisnya dengan perusahaan serupa lainya. Angka-angka itu bukanlah hoax, itu ada di laporan keuangan resmi perusahaan-perusahaan tersebut. Indonesia adalah surganya bisnis rokok. Di negara-negara maju, seperti Amerika, Eropa, dll, industri ini sudah sejak belasan tahun lalu tersingkir. Di negara sana, tidak ada rumusnya anak remaja bisa beli rokok. Kota New York misalnya, batas minimal pembeli rokok adalah 21 tahun. Penjaga toko berhak meminta identitas kepada orang yang membeli rokok untuk memastikan usianya memenuhi. Di negara-negara maju, harga rokok selangit, peraturannya super ketat mereka menjepit pabriknya dari segala sisi. LANTAS industri rokok ‘terusir’ dari negara maju dan mereka mencari pasar baru. Kemana? Negara-negara berkembanglah yang menjadi target pasarselanjutnya. Indonesia, dengan penduduk 260 juta adalah pasar yang sangat menggiurkan. Kalian totalkan pendapatan seluruh industri rokok di negeri ini, nilainya bisa tembus 400 trilyun rupiah (kombinasi Gudang Garam+ Sampoerna saja sudah 200 trilyun sendiri pendapatannya, belum lagi Bentoel, Djarum, dan pabrik2 kelas kecil menengah lainnya). Kata siapa Indonesia miskin? Lihat itu angkanya, 400 trilyun setiap tahun habis hanya untuk rokok. Dibakar begitu saja. Rokok lebih penting dibanding susu, asupan gizi, dan biaya pendidikan untuk anak-anak yang sudah jelas akan menjadi penerus bangsa ini nantinya. Terus terang, saya tidak peduli dengan perokok dewasa, merokok itu adalah hak setiap orang, bebas saja. Tapi adalah mencemaskan, ketika industri rokok mengincar perokok anak-anak dan remaja. Di negeri tercinta ini siapa yang peduli soal ini? Semuanya tutup mata, lihatlah bubaran sekolah, anak-anak SMP, SMA bebas merokok dengan santainya. Kok bisa mereka merokok? Karena kita santai bilang ‘bukan urusan saya’. Di sini, bahkan pasal di UU saja bisa mendadak raib. Dan jangan coba-coba jika ada lembaga pemerintah yang mencoba melindungi anak-anak, remaja soal rokok, mereka akan di bully. Dan industri rokok, lu percaya mereka tidak mengincar perokok pemula? Bullshit. Omong kosong. Mereka punya strategi marketing yang lihai sekali. Sejak mereka berdiri di negeri ini, mereka sudah tahu harus melakukannya. Mereka bungkus dengan beasiswa, sponsor olahraga, dll. Mereka berusaha mengambil-hati masyarakat luas. Itulah trik marketing yang dahsyat. Mana ada rumusnya mereka berharap perokok itu berhenti. Lah, kalau perokok lama berhenti, terus anak-anak, remaja-remaja tidak tertarik merokok, bangkrutlah mereka. Ratusan trilyun ini menguap dan hilang begitu saja. Dan enaknya perusahaan2 ini, mereka tidak perlu membela diri atas apapun yang menyerang mereka. Mereka cukup diam, menonton ribuan kader-kader perokok di luar sana siap sedia membela. Termasuk yang bersimpati dan merasa perusahaan rokok adalah hero-nya. Mulai dari logika, membela petani tembakau. Lupa jika adalah fakta, separuh tembakau itu sudah diimpor dari LN. Membela buruh yang bekerja di perusahaan tersebut, lupa jika mesin-mesin telah menggantikan puluhan ribu buruh. Dipecatin itu buruh, diganti mesin. Membela cukai roko.. yang digunakan untuk BPJS, lupa dia jika penyakit yang disebabkan oleh rokok, justru membuat biaya kesehatan membengkak. Trik marketing yang lihai itu telah membuat banyak orang tidak menyadari, jutaan anak-anak, remaja-remaja Indonesia terancam menjadi perokok di usia dini. Dan orang-orang yang membela rokok ini sungguh lupa, jika mereka perokok, maka merekalah yang menyumbang ratusan trilyun rupiah kepada pabrik rokok. Pemiliknya, keluarga pemilik pabrik ini hidup mewah, naik jet pribadi, menginap di hotel berbintang, semua kehidupan super mewah di luar negeri sana, dan boleh jadi tidak merokok sedikitpun; eeeh, dia sibuk membela habis-habisanan, lupa dialah yang memikul kehidupan mewah orang lain. Kalian mau berdebat di sisi apa sih soal rokok ini? Elow, kalian masih punya argumen? Baiklah, silahkan diyakini saja jika rokok itu bermanfaat sehat, dan sebagainya. Silahkan kalian IMANI jika aktivitas industri rokok di CSR itu tulus dan suci. Tapi saya Tere Liye, sejak belasan tahun lalu sudah menulis tentang hipokrasi industri rokok. Saya tidak termakan jualan mereka bahwa betapa peduli dan mulianya mereka terhadap pendidikan, olahraga dan kesehatan. Mau sehebat apapun mereka membungkusnya. End game. Saya tidak percaya dan dengan menulis hal ini sejak dulu, semoga generasi berikutnya tercerahkan. Semoga ALLAH Membuka Hati Nurani Yang Tersisa. Dikutip dari Tere Liye dengan sedikit penambahan tanpa mengurangi maksud dan tujuan. Read the full article
Mengenal Tan Siok Tjien, Istri Pendiri Gudang Garam Indonesia
Baca Selengkapnya >> Mengenal Tan Siok Tjien, Istri Pendiri Gudang Garam Indonesia
Korek Gudang Garam Nyala normal bara Bodi utuh Unik asik - Minat 085728394499 WA LINE - #ready_lawassoke #korekbara #korekapi #korekunik #gudanggaram #korek https://www.instagram.com/p/CCFq6XnnnGG/?igshid=2zvl9i8ct8j0