Membenci diri sendiri itu memang menakutkan, saat dimana kita terus ‘menjudge diri kita sendiri tanpa alasan yang kita sendiri tidak tau apa penyebabnya ;)
Ah.. tak terasa sudah hampir 2 tahun perjuangan saya melawan diri sendiri, namun masih teringat dengan indah dan memilukan rasanya fase dimana saya melawan kefrustasian dalam hidup ini : fase dimana saya melangkah sendirian melawan kematian dari diri saya sendiri ketika batin mulai berontak dan bisa membedakan mana yang benar dan salah, dan fase dimana saya terus-terusan bertemu sibajingan-bajingan penghadang bernama ‘titik jenuh’ - ya..menghantam kenyamanan dibalik ‘hati hitam itu memang sulit dikalahkan dan teramat menyakitkan.
Hanya ada dua opsi // Memilih tetap bersamanya dan diantarkan menuju kehampaan tanpa batas atau bangun dan melangkah ditengah-tengah kehampaan yang kelam dititik awal melawannya hingga bermetamorforsa menjadi pembawa lilin ditengah kegelapan ..
Dua pilihan yang tidak mengenakan memang? namun saya rasa tak pernah ada perjuangan yang tanpa luka. Tinggal bagaimana kita mengkondisikan diri kita, diam dan berpura-pura terus kuat dalam kekosongan atau bergerak melawan dengan nyali yang minim namun kokoh tak tergoyahkan? :) **
Tulisan ini saya akhiri dengan lirik lagu penghantar yang menyadarkan sekaligus menguatkan saya ketika saya menjalani projek rehabilitasi mandiri :
/Captain Jack - Hati Hitam
Sebelumnya, Aku tidak seperti ini..!!
Aku tak pernah seperti ini
Para pengkhianat, merubahku menjadi pengkhianat
Para pembohong, merubahku tak berbeda
Orang-orang kotor merubahku menjadi lebih kotor
Aku bukanlah yang kukenal sebelumnya
Kembalikanku yang dulu
Hapus hati hitamku
Kurindukan ku yang duluTanpa hati hitamku
Aku tlah jadi apa yang kubenci
Jadi bentuk yang kutakutkanJadi semua yang kuhindari
‘Manusia seperti kalian
Yang kini disisakan harus dendam
Dan sebongkan hati hitam
Lihat betapa hancur hidupku kini.. Puas..!!