Pikiran Manusia
Tenang saja, ketika aku tak mampu menyampaikan isi pikiranku pada orang-orang yang menyudutkan ku, masih jelas nama mereka ku sebut pada Tuhan ku. Ku jabarkan bagaimana mereka memperlakukan ku. Ku ceritakan bagaimana tajamnya lidah mereka yang tak bertulang. Sungguh aku tak pernah berpikir kata-kata kelam itu mampu mereka keluarkan.
Aku menerima kritikan, bukan menerima dipojokkan. Aku menerima dijatuhkan, bukan menerima dipermalukan. Jangan pernah terlalu dekat pada siapapun. Jangan pernah memberikan segalanya pada siapapun. Juga jangan percaya sepenuhnya pada siapapun.
Manusia terdekat bisa menjadi yang terjauh. Apalagi manusia yang tak suka padamu tapi tak mampu memberitahumu. Hanya mampu bergumam pada manusia lainnya.
Siapa bilang menjadi sendiri itu menakutkan? Justru berjarak dekat pada mereka menjadi yang paling mengerikan. Seperti mimpi buruk.
Aku memaafkan, bukan berarti melupakan.
Aku melupakan, bukan berarti hatiku sembuh.
Cukup, amat sangat cukup.
-NM-
(260414)














