Kurang Iman?
Dulu, saya sempat punya gambaran ideal yang keliru tentang seorang muslim. Saya pikir, muslim itu seharusnya selalu punya kondisi jiwa yang optimal dan tidak rentan terhadap stress apalagi sampai depresi. Tidak ada dalam bayangan saya kisah-kisah tentang bagaimana perasaan Maryam ketika melahirkan, perasaan Nabi Ibrahim ketika harus memenuhi perintah Allah untuk menyembelih anaknya, atau juga kisah-kisah lain dalam Alquran dan sejarah yang jelas berkaitan dengan kondisi jiwa seorang muslim saat berhadapan dengan ujian-ujian.
Bagaimana dengan sekarang? Allah Maha Mendidik, dipertemukan-Nya saya dengan berbagai kajian, sejarah, literatur, atau bahkan pengalaman (baik itu pengalaman diri maupun pengalaman orang lain) yang membuat sudut pandang saya terhadap kesehatan mental seorang muslim meluas. Kejadian terakhir yang saya ingat adalah momen diskusi saya dengan mbak @saritamatulu di Solo selepas menghadiri acara Refleksi 25 Tahun Psikologi Islam. Saat itu, saya menceritakan sesuatu yang bagi saya sedang sangat menekan saat itu. Saya ingat mbak Sarita bertanya, “Menurutmu, apakah kamu beriman?” Saya mengangguk, lalu mbak Sarita melanjutkan, “Kalau gitu, ketika kamu sedih seperti ini, bukan karena kamu tidak punya iman, kan?” Saya mengangguk lagi.
Saat ini, saya sedang menyusun proposal penelitian. Entah bagaimana, sejak dulu topik-topik klinis seperti depresi adalah topik yang sangat saya minati. Saya kemudian mencari berbagai literatur tentang depresi. Hmm, ternyata depresi ini sebabnya banyak sekali dan hal ini diungkapkan oleh berbagai teori. Jika kita lihat dari sudut pandang Alquran, QS. Yunus ayat 57 menyebutkan bahwa Alquran adalah penyembuh bagi penyakit yang ada di dalam dada.
Wait wait, kalau begitu, apa kaitannya depresi dengan keimanan seseorang? Apa yang membuat depresi ini bisa saja terjadi pada siapapun sekalipun ia adalah orang yang beriman? Belajar bareng di tanggal 9 Februari 2020 nanti, yuk! Di acara tsb, kamu bisa membeli buku HY secara langsung dan dapat diskon juga, lho! Cek info lengkap di poster ini ya!
Oh iya, mohon doanya juga untuk kelancaran acara ini, ya :”)















