Beberapa hari belakangan ini aku merasa pikiranku penuh banget, banyak menampung segala hal. Kedengaran berlebihan banget ya, tapi aku yakin kalian pasti juga pernah merasakan hal-hal seperti ini.
Dimulai dari ngurusin berkas untuk wisuda, penjilidan yang masih ada kendala, ditambah dengan kakak perpus yang selalu ngomong, “secepatnya ya kak.”, “tolong jangan tanya kapan terakhir”, dan selalu saja ada yang kurang, perlu ditambahi, harus dilengkapi, jangan diubah-ubah template yang sudah ditetapkan, dan lain-lain.
Nah, udah diposisi seperti itu, ada kerjaan di kantor yang harus selesai disetiap awal bulan. Ada amanah dari komunitas yang harus aku selesaikan, belum lagi ada hal yang harus dibahas dengan orang tua, karena akhir bulan akan ada acara yang akan dilakukan bareng keluarga.
Fix, terkadang nelfon ortu jadi mau cepet-cepet hanya sekedar tanya kabar. Bahkan jadi diem, dan mikir, kok kayanya banyak banget ya yang harus aku selesaiin?
Hal ini cukup sering aku rasakan, dan kunci dari apa yang aku rasakan itu, adalah sabr dan sholat.
Inget dengan QS. Al-Baqarah ayat 153, yaitu “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
Ketika sabr dan melakukan ibadah kepada-Nya, maka hati ini akan terasa lebih tenang.
Kalau udah tenang, maka ketika berpikir dan mengerjakan sesuatu apa pun akan merasa lebih nyaman. Dikerjakan pelan-pelan, Alhamdulillah dalam waktu tidak sampai seminggu apa-apa yang aku pikirkan berlebihan, ternyata terselesaikan lebih cepat.
Jadi guys, “….ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” QS. Ar-Ra’d ayat 28.
Malam ini jangan lupa Al-Kahfian ya