Apa itu Keluarga Ideal?
Kita pasti punya visi, misi, dan tujuan dalam pernikahan. Pastinya juga kita berharap memiliki keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah. Sebuah gambaran menjadi keluarga ideal yang kita impikan.
Menjadi suatu hal dipertanyakan jika kita tidak memiliki visi, misi, bahkan tujuan dalam pernikahan nantinya. Mengapa? Sebab pernikahan itu akan terasa hambar jika kita tidak memiliki tujuan. Sama seperti kehidupan yang kita jalani saat sendiri, pasti akan terasa seakan tidak ada arah jika kita tidak punya tujuan hidup.
Aku yakin, setiap kita akan mengharapkan keluarga ideal dalam kehidupannya. Setiap kita akan punya rangkaian mimpi yang berharap akan terwujud di dalam kelarga kecil kita nanti.
Namun, sudahkah impian-impian menjadi keluarga ideal itu kita dasarkan atas yang Allah ridhoi?
Sudahkah harapan-harapan kita untuk keluarga kecil kita nanti menerapkan islam yang kaffah (menyeluruh)?
Sebuah tulisan yang (selalu) menjadi pengingat untuk diriku juga, bahwa kita sebagai manusia harus menaruh harap hanya pada Sang Pencipta. Memiliki tujuan apa pun dengan jalan terbaik untuk mencapai ridho-Nya.
Bagaimana caranya?
Tentunya dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dengan menjadikan role model kita adalah manusia terbaik, yaitu Rasulullah SAW. Banyak sekali kisah Rasulullah dengan istri-istri dan anak-anaknya yang dapat menjadi pedoman bagi kita. Kisah beliau yang begitu indah, kadang tidak disangka "ternyata ada manusia yang begitu bersih jiwanya" seperti beliau.
Jadi, jangan jadikan pedoman dalam keluarga ideal kita adalah seorang selebgram, youtuber, atau manusia yang kita anggap pernikahan dan kehidupan keluarganya sangat bahagia. Kita masih melihat dari segi sosial media saja, namun belum tahu bagaimana kehidupan yang sesungguhnya. Mungkin kita bisa ngefilter, yang baik bisa diambil dan dibuang buruknya. Tapi jangan sampai menjadikan mereka sebagai role model kehidupan ya hehe.
Kisah Rasulullah SAW, atau juga para shahabat dapat menjadi contoh bagi kita untuk menjalaninya kehidupan berkeluarga. Kita bisa membacanya di buku-buku sirah.
Oh iya, yang terpenting untuk menerapkan impian menjadi keluarga ideal adalah adanya pasangan untuk menemani.
Nah gimana kamu, sudah ada yang menemani untuk menempuh perjalanan bersama belum?
| Medan, 29 Mei 2024













