Surat untuk diriku
Tidak ada yang lebih aku inginkan selain memiliki hati yang tabah. Tidak mengeluhkan kesedihan dan kesulitan itu demi mendapat pengakuan.
Aku hanya ingin memperpanjang sabarku, rasa syukurku dan ketabahan hatiku. Tak lain hanya demi menggapai ridho dariNya.
Aku berusaha memercayai bahwa Allah telah menyiapkan kebahagiaan sesudah kesulitan. Allah menyiapkan pertemuan setelah panjangnya penantian. Allah akan membayar seluruh kesabaran yang terkadang membuat sesak. Dan Allah telah memberi ketetapan sedemikian sempurna nya.
Hati,
Ku mohon, kau tak usah terpikat dengan pesona di luar sana.
Dengan perempuan yang lebih dari kapasitasmu, kau hanya perlu sadar keberadaanmu. Tak usah terlalu melihat mereka yang berada di atasmu. cukupkan hatimu dengan memperbanyak syukurmu.
Bukankah kau sendiri percaya Allah akan menambah nikmat ketika kita mensyukuri.
Bukankah hadiah terindah dari kesabaran itu adalah surga.
Bukankah balasan yang mempesona dari ketabahan itu adalah kebahagiaan yang hakiki.
Sudah, ya...
Mainkan saja peranmu saat ini, bahagiamu sudah menanti.
Sabar dan syukur tanpa tapi :)





