[REVIEW - SPOILER ALERT!] Howls (dot) com, chatters among the anonymous
Judul: Howls (dot) com
Penulis: Ghyna Amanda Putri
Penerbit: De Teens
Cetakan: Maret 2014
Editor: ItaNovidyaa
Blurb:
#1515 November Today, 11:11 AM | Reply to How's life today? in General Talk:
Terima kasih telah membangunkanku. Terima kasih juga telah berbagi perhatian denganku. Tempat ini benar-benar sepi, sudah berapa lama aku tak kemari? Tapi, sudah kubaca seluruh history percakapan kalian. Kalian membuatku tertawa, menangis, merasa senang, juga sedih. Kupikir, sampai kapan pun kalian adalah orang-orang kurang kerjaan yang selalu berlebihan. Dulu aku sering berpikir, apa yang terjadi padaku kalau aku mati? Siapa yang akan menangis untukku? Apa masih ada orang yang mau datang menabur bunga di atas makamu? Sekarang, aku tahu... mereka mungkin adalah kalian.
Cerita tentang tujuh orang, dengan tujuh kehidupan berbeda, yang terangkum dalam sebuah portal forum bernama howls[dot]com.
Review:
Mengandung spoiler, seperti biasa *alah kayak udah sering ngereview ajah kamuh*
Kembali lagi saya mereview karya seorang penulis suppah-produktif satu ini. Dan tolong kata suppah-produktif-nya ditebelin dulu pake stabilo karena kalo hasil kepoan saya nggak salah, akhir bulan nanti kak Ghyna bakal mbrojolin dua buku lagi, yang artinya bakal ada tujuh buah novelnya yang beredar di pasaran. HAHAHAHAH GILA NGGAK SIH BELIAU INI DALAM JANGKA WAKTU SATU TAHUN UDAH NERBITIN TUJUH BUKU??? SAYA AJA NGOUTLINE SATU NOVEL KAGAK KELAR-KELAR! *minum dulu akua segalon biar agak kaleman dikit*
Anyway,
Howls(dot)com ini saya dapetin gretongan hadiah dari #HeartseaseQuiz yang diadain kak Ghyna di twitter. Begitu tahu hadiahnya adalah buku barunya yang berjudul Howls(dot)com, saya ikutin kuisnya serius-serius tuh, sampe stand by di Tweetdeck mantengin pertanyaannya. Kenapa saya kepengen baca buku ini? Di luar alasan karena saya kenal penulisnya karena kita temen maen bareng di forum RP (yup ini alasan jujur, ada temen sendiri yang produktif ngeluarin karya ya saya mau baca dong 8D), saya juga udah ngikutin karya-karya si penulis dari buku novel debut pertamanya (Haru no Tabi). Dari review saya tentang karya kak Ghyna sebelumnya (Heartsease), saya bilang kalau beliau ini selalu menunjukkan improvement dalam karya-karyanya. Makin ke sini novelnya makin bagus. Jadi saya penasaran dong pengen baca juga karyanya yang satu ini \8D/
Kita mulai dari covernya, yak. Menurut saya covernya kece. Kece berat, malah. Ilustrasinya simpel dan ngena. Yang paling saya suka, warna ijonya itu cantik banget. Ijo seger yang nggak norak, yang buat saya akan cukup menarik perhatian kalo ditaro di rak-rak toko buku. Yah, walaupun kayaknya saya harus mengampuni penggunaan font Comic Sans di back-cover buat blurb-nya :P #penting
Lalu soal alur ceritanya. Inti cerita buku ini berkisar pada interaksi tujuh orang dengan tujuh cerita dari tujuh kehidupan berbeda yang terangkum dalam sebuah portal forum bernama Howls(dot)com.
Tujuh orang ini adalah Frog Lady (wanita tiga puluh tahunan, seorang penulis, sering curhat masalah rumah tangganya), Matryoshka (mahasiswi asing yang ceria, sering curhat soal cowok yang menjadi penguntitnya), Butterfly (mahasiswa yang dicap "tidak normal"), Vermarine (HYSTRIX EVERGREEN XDDDD cowok 26 tahun yang punya pacar dokter), November (siswi SMP yang kecepetan dewasa, korban bully di sekolahnya), Windbell (seseorang yang punya masalah soal kehilangan di masa lalu), dan Mr. K (pria misterius yang tahu segalanya).
Jadi begitulah, ketujuh orang ini berkumpul di Howls(dot)com, saling berinteraksi ngobrolin banyak hal dari hal-hal yang nggak penting sampe yang penting banget. Tiap-tiap orang ini punya cerita dan masalahnya masing-masing dan satu sama lain pun saling nanggepin masalah-masalah itu, sekedar ngasih komentar, nasihat, semangat, atau malah ngasih saran-saran serius. Dari interaksi ini, mereka memperoleh kenyamanan tersendiri, seolah-olah sedang berbincang dengan teman dekat. Padahal kalau diliat-liat mereka ini tujuh orang asing yang sama sekali tidak mengenal, tapi rasanya seperti sudah saling mengenal. Dibilang tidak kenal juga kurang tepat karena hampir setiap hari mereka berkumpul di portal forum ini untuk saling menyapa dan bercerita.
Dari gambaran singkat di atas, menurut saya ide Howls(dot)com ini unik banget, beda dari novel-novel kebanyakan. Buat saya yang juga sering keluyuran di portal forum/komunitas di dunia maya, temanya menjadi sangat relatable :D Sebagian besar isi novelnya juga menggambarkan interaksi yang terjadi di Howls(dot)com dalam bentuk postingan di forum yang diselang-seling juga sama narasi dari tokoh-tokoh yang bersangkutan. Dan seperti biasa, kak Ghyna punya gaya bercerita yang sederhana dan to the point, ringan untuk buku yang saya baca jam 2 dini hari sambil menunggu pagi.
Tapi terus terang, dari tema ini saya bertanya-tanya sendiri, apa yang bakal dihadirkan kak Ghyna untuk membuat novel ini menarik nggak hanya dari temanya aja? Kalau ceritanya berkisar soal postingan di forum-forum gitu doang, tentu novelnya akan menjadi sangat membosankan (dan kalau boleh jujur, di bab-bab awal saya sempat dilanda kebosanan itu, muehehehe).
Tapi pertanyaan saya terjawab di bab-bab berikutnya, saat konflik-konflik kecil mulai dihadirkan. Konflik-konflik ini ada yang terjawab dan selesai, tapi lalu disusul oleh konflik-konflik lain yang lebih besar. Soal Butterfly yang sering mengeluhkan sakit kepala dan akhirnya ketahuan punya tumor di otaknya, sampai kisah November yang mendadak hilang sampe seforum-forum khawatir dan ngepoin kemana-mana. Yang saya suka, di bagian narasinya juga diselipkan fakta-fakta yang mengungkapkan bahwa sebenernya orang-orang ini tidak saling berhubungan di Howls(dot)com aja. Di dunia nyata pun ada benang merah tipis yang saling menghubungkan mereka. Ya anggeplah ini semacam twist kecil-kecilan yang trivial dan menurut saya cukup fun untuk mendukung plotnya. Buat saya sih udah cukup ngebikin, "OOOOOH JADI SI ANU INI ANUANNYA ANUNYA ANU TAPI DIA NGGAK NGANU!!" gitu lah #APAYANGGITULAH
Di ending akan terungkap sendiri siapa sebenernya mereka ini dan mengapa mereka bisa bertemu di Howls(dot)com. Mereka ternyata sengaja dikumpulkan oleh Mr. K, seorang psikiater. Iya, tujuh orang itu pasiennya Mr. K gitu deh. Saya sih suka sama ending-nya yang berupa pesan rekaman suara untuk membangunkan lagi November yang sedang koma :D Manis dan mengena.
Jujur aja awalnya saya udah nebak sampe ke mana-mana *KEBANYAKAN NONTON PELEM ANU ANU SIH KAMU BLEK* Jangan-jangan ini buku soal penderita kepribadian ganda??? Jangan-jangan mereka ini nggak nyata??? Jangan-jangan ini mereka ini bagian dari khayalan Mr. K aja??? KAPAN SAYA WISUDA?? #LOH Tapi ending versi kak Ghyna udah pas banget menurut saya, lebih ngena dan gak selebay ending tebakan-tebakan saya di atas ( -_-)/|| Sekarang mari bicara soal beberapa kekurangan *dehem*
Terus terang di awal-awal novel saya harus bolak-balik melihat judul bab (judul babnya make username karakter yang sedang jadi sorotan, FYI) untuk tahu karakter siapa yang lagi ngomong/diceritakan di bab itu. Agak sulit membedakan mereka karena gaya bicara yang nyaris sama dan nama mereka nggak disebutkan di bagian narasi. Bahkan saat mereka sedang berinteraksi di forum pun saya harus berkali-kali lihat username yang lagi ngomong, karena gayanya hampir semua sama. Mungkin karena itulah saya sempet menduga kalau mereka bertujuh ini jangan-jangan satu orang =)) *tunjuk paragraf sebelumnya*
Yang paling gampang dibedakan tentu saja adalah Matryoshka, karena tiap dia ngomong pasti heboh dan selalu pake emot-emot lucu =)))) Yang kedua mungkin si Butterfly karena menjelang akhir dia jadi sering typo karena kehilangan penglihatannya (.....) Sisanya saya nggak bisa terlalu membedakan, meskipun pas di tengah sampe akhir-akhir jadi nggak terlalu masalah karena sudah hapal orang yang mana punya konflik apa. Oke, mungkin ini cuma kekurangan minor aja kali ya (.....)
Saya nggak begitu terganggu dengan penggunaan bahasa di forum yang cukup 'kaku' untuk style interaksi di forum yang (sejauh sepengetahuan saya) pake bahasa yang lebih santai, ringan, gaul, dan penuh kealayan *woi* Mungkin karena ini tetap sebuah novel, jadi mungkin style interaksinya sengaja dibuat formal gitu? Oh ya, saya nemu... apa ya namanya, bukan typo, mungkin inkonsistensi gaya penulisan tag bagian atas post di forum. Ya salah-salah minor doang sih, kayak lupa ditebelin atau digaris bawahi.
Akhir kata *berasa lagi pidato* apakah rasa penasaran saya di awal terjawab? Apakah buku ini kembali menunjukkan improvement penulisnya? Saya nggak kecewa kok karena novel ini benar-benar menampilkan sesuatu yang baru dari apa yang udah dibikin penulisnya di karya-karya sebelumnya :D Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, I enjoyed it a lot! Abis selesai baca langsung nyeplos, "Dayyummm that was good!" trus langsung siap-siap bobok karena emang udah pagi *krik* *jam tidurnya fakap*
BTW kak Ghyna, saya belum selesai ngelanjutin Mathryoshka T_T Padahal harusnya baca Matryoshka dulu sebelum baca ini kali ya, biar berurutan gitu. Mungkin karena saya udah kebaca spoiler soal endingnya jadinya masih kebayang-bayang T_T *BRB nemuin Mr. K* #DITABOK










