[23/2] Gunung dan bentanganya tak pernah merasa besar di tengah semesta. Laut dan samuderanya tak pernah merasa luas di tengah semesta. Langit dan lapisanya tak pernah merasa tinggi di tengah semesta. Manusia dan kekuasaanya tak pernah merasa puas untuk menikmati semua yang ada di semesta. Bukan menikmatinya yang jadi persoalan, karena itu adalah hak manusia sebagai pengunjung semesta. Namun, merusak tatanan dengan kuasanya lah mengubah status pengunjung seakan menjadi pemilik yang bisa mengubah apapun sesukanya. Sepertinya mereka yang demikian tak sadar bahwa nafsu dan akal memang sebuah anugerah yang harus dimanfaatkan, namun akan dimatikan bila sang pencipta tatanan memanggilnya dan menamatkan ceritanya. Sebelum cerita ini tamat, sebelum tatanan indah semesta banyak berubah karena kekuasaan segelintir yang tak mampu adil. Sebagai salah satu pengunjung semesta di Indonesia. Demi menjaga keindahan yang disajikan. Mengajak saudara sepemikiran untuk menolak adanya UU Cipta Lapangan Kerja (Omnibus Law) yang hanya akan merusak tatanan lingkungan hidup jika dibiarkan. Indonesia sudah indah, tanpa harus banyak kau ubah dengan jas kekuasaan wahai orang yang meminta kusebut dewan. Tak rela kembali membiarkan semesta yang kusebut ibu pertiwi ini menangis kembali karena ulah pengunjung yang suka merusak. #gagalkanomnibuslaw #pesonaindonesia #merbabu #instanusantara #id_pendaki #pendakicupu (di Puncak Triangulasi Mt Merbabu 3142mdpl) https://www.instagram.com/p/B-L1UCElq5W/?igshid=1lhx41pnuptlm