Man is like an island set in isolation in a fathomless sea enveloped by darkness, saying that the loneliness his self known is so utterly absolute because even he knows not his self completely
Syed Naquib Al-Attas
seen from Sri Lanka
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States
seen from Italy

seen from Germany

seen from Canada
seen from China
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from China
seen from Germany

seen from United States
seen from Spain
seen from United States

seen from Germany

seen from United States
seen from Denmark

seen from Germany
Man is like an island set in isolation in a fathomless sea enveloped by darkness, saying that the loneliness his self known is so utterly absolute because even he knows not his self completely
Syed Naquib Al-Attas
Investasi SDM: Investasi yang Menjanjikan
✍🏻 Muhammad Scilta Riska
(Pengajar Sekolah Alam Bangka Belitung)
Pernah suatu ketika ada kawan yang meminta saya untuk dicarikan guru ngaji.
Dia ingin menghafal Al-Qur'an sekaligus mengambil sanad di Pulau Jawa.
Orang yang saya rekomendasikan adalah syekh, guru saya belajar juga.
Singkat cerita, kami membicarakan bagaimana program menghafal.
"Kalau boleh tahu ya Syaikh, berapa biayanya?" tanya kawan.
Pertanyaan yang sama sebagaimana umumnya orang yang ingin belajar.
"Tidak ada biaya, kami mengajar Al-Qur'an lillahi Ta'ala. Silakan datang kalau ingin hafal Qur'an"
Alangkah kagetnya kawan ini, bukan karena biayanya gratis.
Bagaimana syekh mengajarkan pada kami pentingnya wordlview.
Pendidikan seharusnya bukan lahan bisnis. Diukur serba materi, cara pandang materialisme.
Keikhlasan bukan soal bayar atau tidak membayar. Dari dulu para ahli ilmu sudah demikian.
Atau kadangkala yang gratis dianggap tidak serius.
Ini adalah soal wordlview. Cara pandang kita bahwa pendidikan itu jihad bil 'ilmi.
Tujuan mendirikan lembaga pendidikan menjadi acuan.
Jika tujuan kita sekedar menghasilkan lulusan untuk diserap menjadi tenaga kerja. Tentu konsep pendidikannya berbeda dengan tujuan melahirkan murid beradab dan berilmu, insan kamil.
Penting kita memahami bagaimana konsep pendidikan Islam.
Seorang guru seharusnya adalah pejuang.
Pahala yang terus mengalir dari ilmu yang diajarkan bermanfaat. Tidak bisa diukur dengan materi apapun.
Dan seorang murid juga seyogyanya beradab. Tahu bagaimana cara memuliakan gurunya.
Dengan adab, murid akan lebih mudah mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
Wallahu 'Alam.
Kota Kalong, 06 Oktober 2021