Berbahagialah Tanpaku
Pergilah. Pergi karena denganku kau terlalu banyak merasakan sakit. Pergi karena denganku kau tak pernah cukup bahagia. Pergi karena aku telah menyakitimu dengan terlalu.
Pergilah. Cari bahagiamu— tanpa aku. Berdamailah dengan hatimu. Berbiasalah tanpaku, hingga kau tak merasa butuh aku. Hingga tak ada lagi luka yang terasa ketika kau melihat namaku di dunia maya. Bunuh setiap aku yang ada di hatimu. Hancurkan setiap inci bagianku yang ada padamu. Berbahagialah, aku akan menunggumu bahagia. Dan bila kau telah bahagia, maka sekarang giliranku yang mengurus perasaanku sendiri.
Membunuh tiap inci dirimu yang ada padaku. Melenyapkan serpihannya hingga tak sedikitpun bersisa. Menyayat hati sendiri untuk menghilangkan bayangmu yang dulu terpatri. Ada perasaan sakit memang melihatmu bahagia tanpaku, tapi tak mengapa. Anggap saja aku sudah bahagia. Berbahagialah tanpaku, aku tahu kau selalu mampu.
Kosong satu - Kosong enam - dua puluh tujuh belas. Ditulis ketika rinai hujan turun menyapa bumi, saat bayangmu terkadang menghampiri tanpa permisi.













