Berbicara tentang investasi tidak lepas dengan namanya masa depan. Simpelnya, berinvestasi itu ibarat membeli masa depan dengan harga saat ini (sekarang).
Sebelum memulai berinvestasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari modal yang dibutuhkan, risiko, imbal hasil, likuiditas dan sebagainya. Jangan sampai karena diiming-imingi keuntungan yang tinggi yang bisa bikin cepat kaya langsung diserbu tanpa pikir panjang. Bukannya untung, adanya malah buntung 😢. Tetap harus memperhatikan tingkat kewajaran imbal hasil yang diberikan dan siapa pengelolanya agar terhindar dari namanya investasi bodong.
Butuh modal besar dan risiko yang tinggi menjadi beban bagi banyak orang untuk mulai berinvestasi. Padahal, sekarang ini begitu banyak produk investasi yang bisa kita mulai dengan modal terjangkau. Katakan saja, berinvestasi di istrumen reksa dana dan saham sudah bisa dimulai dengan nominal yang kecil yaitu Rp 100.000 dan berinvestasi di Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang bisa dimulai dengan nominal Rp 1.000.000 saja. Sangat terjangkau bukan?
Bagaimana dengan risikonya? eitss, tunggu dulu. Namanya investasi tidak akan lepas juga dengan namanya risiko. Semakin tinggi imbal hasil yang kita peroleh, semakin tinggi pula risikonya, biasa kita kenal dengan isitilah "high risk high return", begitu juga sebaliknya. Reksa dana sendiri memiliki risiko turunnya NAB reksa dana tersebut. Kalau saham? Kalau memang gak kuat liat harga saham yang begitu fluktuatif, cari instrumen yang aman aja dulu deh 😊 Pengennya sih dapat capital gain, adanya malah capital loss :(
Tapi, adaloh instrumen investasi yang aman 100% dengan imbal hasil yang juga menarik. Apalagi kalau bukan Surat Berharga Negara (SBN). Instrumen investasi yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia ini sepenuhnya bebas dari risiko karena pembayaran pokok dan imbal hasilnya sudah dijamin oleh Undang Undang.
Selain sudah terjamin, uang yang kita investasikan di SBN dikelola dengan sangat prudent dan juga kredibel karena uang itu akan digunakan untuk pembiayaan APBN. Mungkin ada yang sudah pernah melewati salah satu insfrastruktur yang dibiayai oleh SBN, yaitu Jembatan Grindulu - Pacitan. Jembatan sepanjang 750 meter ini menghubungkan wilayah Ploso dan Sirnoboyo, Pacitan, Jawa Timur. Proyek ini dibangun untuk mendukung tersedianya infrastruktur transportasi dan distribusi yang memadai sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Pacitan dan wilayah regional selatan Jawa Timur lainnya.
Nyatanya, dengan dana yang terjangkau ternyata kita sudah bisa berinvestasi untuk persiapan masa depan kita tanpa merasa khawatir dengan risikonya. Lebih kerennya lagi, kita menjadi pahlawan masa kini karena turut membantu pembangunan di negeri ini.
Jangan sampai ketinggalan loh yaa, saat ini salah satu produk SBN Ritel yaitu SBR007 sedang dalam masa penawaran hingga 25 Juli 2019 mendatang.