Jangan Bosan
Jangan pernah bosan mengenai tahapan demi tahapan dalam hidup.
Jangan bosan melangkah, nyatanya kamu melewati banyak tahapan itu.
Tahap saat UN SD, lalu beranjak UN SMP, dan melewati UN SMA, lantas sebagian orang memilih Sidang Sarjana yang lebih mendebarkan. Setiap orang ternyata memang melewati segala fase itu. Fase dimana ujian demi ujian harus ditaklukan.
Mudah? Tentu tidak. Ada banyak kekhawatiran pada setiap tahapannya.
Mulus? Tentu tidak juga. Siapa sangka kita akan banyak menemui 'perintilan-perintilan' kesulitan yang menjadi pelengkap ujian.
Lulus? InsyaAllah lulus, yakini itu agar kelak menjadi doa baik meskipun dengan pribadi yang belum baik.
Jangan bosan dengan segala kebaikan. Karna pada akhirnya, kita melewatinya dengan banyak cerita.
Jangan bosan atas ujian kebaikan yang nantinya menjadi jalan peningkatan diri.
Jangan bosan, sekalipun jangan. Apalagi dengan ilmu. Selagi ada jalan dan kesempatan untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, maka lakukan.
Bermimpi S1, S2, S3. Optimalkan segala mimpi kita. Wirausaha, saudagar, pengusaha, apapun asal di imani. Karna ternyata kelak ujiannya akan lebih tinggi, yakni perihal akhlak dan gelar yang harus sinkron. Ilmu padi sangat diperlukan, agar kita tak jumawa di kemudian hari.
Bermanfaatlah dengan ilmu yang kita miliki. Resapi. Sampai pada titik pertanyaan, sudahkah kita bermanfaat? Ini pun menjadi cambuk untuk yang menulisnya. Semoga kita tak pernah bosan dalam mewujudkan kebaikan. Seperti saat kita berusaha melangkah dalam mewujudkan pendidikan tinggi.
Yuk, kuliah!
Yuk, kuliah (lagi)!
(Mengenang 31 Oktober 2016, tepat Yudisium di hari ini, dalam mewujudkan tahapan mimpi)












