Kadang kita memandang dan mengira orang yang sering terlihat bersama adalah orang yang dekat. Kita sebagai pihak ketiga tidak pernah tahu pasti, tapi sudah mempunyai pikiran tentangnya. Misal A dan B sering kita lihat bersama dan kita mengambil kesimpulan bahwa mereka dekat Sempat tergelitik karena pertanyaan seorang pada zaman dahulu kala, 👦 : C apa kabar ? 👧 : gatau 👦 : kok gatau. Bukannya kalian deket ? Kan sering bareng 👧 : betsu ni (ngga juga) . . Si 👦 sering melihat 👧 dan C bareng, padahal bisa jadi si 👦 yang cupu karena jarang bergaul. Maka seharusnya si 👦jangan terlalu mempercayai apa yang dikatakan 👧 tentang C. Karena mereka tidak benar-benar dekat. Gottcha ? . . . Pas ada kesempatan dan jiwa iseng muncul, kadang gue ngetes sekitar. Apakah dia benar-benar mengetahui kita atau hanya sekadar sering terlihat bareng. Mengejutkan. Banyak yang tidak tahu, tapi omongannya tentangmu begitu dipercaya. Dan omongannya itu dipercaya oleh orang lain. Padahal itu opini Beberapa kali juga gue mendengar testimoni terhadap orang X. Katanya gini-gitu. Pas gue dapat kesempatan mengenal lebih dekat X, ternyata tidak gini-gitu Kadang kita jadi mengetahui pandangan dan tabiat orang lain ketika kita sengaja iseng bahkan ngga sengaja iseng. Misal lu coba iseng ngambek, apa yang keluar dari mulut temanmu terhadapmu. Karena bahkan gue pernah mendengar seuntai kalimat yang ditujukan untuk gue padahal yagitudeh. Dan itu dari orang yang mungkin oleh orang lain dianggap dekat dengan we Orang yang dianggap dekat, bisa jadi sebenarnya mereka hanya tahu setitik. Tidak merasuk ke dalam Dari situ gue mulai berusaha untuk mencoba tenang. Tidak mudah percaya. Tidak mudah menghakimi Cukup tahu saja. Daripada sotoy. Sotoy Sokaraja mah enak. Walo Om Hard ga suka #fyi, manusia itu dinamis. Masa dulu sama masa sekarang itu sudah berbeda. Mungkin jalan pikirannya sudah beda. Jadi, lebih baik tidak pernah menghakimi orang dari masa lalu. Karena mungkin dia sudah tidak hidup di sana lagi *foto kedua hanya hiasan #tumblrgram #jangancupet (at Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia)













