Reverse
Tadi untuk pertama kalinya dia menelponku.
Bapak
JUjur aku ngfreeze, rasanya kayak ada yang tiba-tiba menyerang, bikin otakku kosong seketika. Aku gak tau harus ngomong apa, nggak tau harus bereaksi seperti apa, sampai akhirnya telepon itu mati sendiri karena nggak kuangkat.
Lucunya, sebenarnya aku menyimpan nomor barunya. Nomor yang diam-diam aku cari dengan susah payah. Tapi entah kenapa saat ia benar-benar menghubungi, aku malah pura-pura nggak kenal lewat chat.
"Teleponnya sorean aja ya aku lagi ada yang mau dikerjain" ucapku berbohong
Aslinya aku gak sesibuk itu. Aku cuma bingung. Aku butuh jeda untuk menenangkan diri dan memikirkan kata-kata yang pas. Saat aku selesai mengatur napas, sudah menyiapkan mental kalau-kalau pembicaraan iniakan jadi canggung atau berat. Saat aku menunggu dering telepon itu.
Satu jam, dua jam, samapai malam, layar hpku tetap gelap. Tidak ada panggilan masuk. Bapak nggak jadi menelpon.
Rasanyaaneh. Tadi siang aku ketakutan setengah mati, sekarang aku malah duduk dengan perasaan menggantung. Sekarang semua kata yang sudah ku susun rapi di kepala harus ku masukkan kembali ke dalam laci.
D23 Belajar Menulis











