Saat ini, gak dipungkiri kalau saya termasuk orang yang sangat sangat super super jenuh dengan isu di dalam negeri. terlebih lagi, saya juga sering banget merasa kesal sama negara ini dan seringkali ingin berpindah tempat tinggal ke luar sana.(Yelah lin, kayak ada yang mau nampung aja -.- ) Tapi, tahu gak, dibalik kekurangan kekurangan Indonesia dimata saya, ada satu hal yang saya sangat salut dari masyarakat kita. Hal yang membuat saya mencintai orang-orang di negeri ini. yang akhirnya menjadi keteladanan untuk diri saya pribadi, yaitu sifat kedermawanan masyarakat disini.
Seperti gambar yang saya lampirkan diatas, terlihat kan kalau Indonesia tahun ini ada di peringkat kedua sebagai negara yang paling dermawan di Dunia. kalah tuh negara-negara maju. dan kalau melihat 3 tahun terakhir record Indonesia, peringkat kita terus meningkat loh. Kalau pendapat saya, saya sangat setuju dengan hasil survey /data tersebut.
Kenapa saya sangat setuju? Nah mari kita flashback ke sejarah negeri ini. Kedermawanan masyarakat Indonesia bisa kita rujuk dari kedermawanan warga Aceh pasca kemerdekaan Indonesia.
ya, warga Aceh urunan untuk membiayai Pesawat Dakota RI-001 Seulawah yang menjadi cikal bakal Garuda Indonesia pada tahun 1948 . (Sila cek sejarahnya lagi ya, saya juga lupa lupa inget euy).
kalau ingat akan hal ini, Sampai saat ini saja, saya masih suka merinding dan terharu banget akan sejarah urunan warga Aceh demi negeri ini.
Tentunya, banyak hal yang bisa menjadi contoh yang menunjukan betapa dermawannya warga negara Indonesia.
Kalau mau melihat contoh yang terbaru, baru - baru ini saya juga dibuat merinding sama patungannya warga disini untuk pengungsi Rohingya. Atas isu kemanusiaan yang begitu menyedihkan dsana, Indonesia mengirimkan 2000 ton beras secara bersamaan dengan menggunakan kapal ke perbatasan Myanmar tempat dimana pengungsi Rohingya bermukim.
Selain itu, patungan masyarakat Indonesia juga ada yang menjelma menjadi Rumah Sakit Indonesia di negara lain.
MasyaAllah……
Sungguh kaya sekali hati warga Indonesia ini. Negeri ini memang bukan negara maju, statusnya saja masih negara berkembang. Tetapi, negeri ini cukup kaya untuk bisa berbagi kepada yang lainnya. Ya, Karena pada prinsipnya, berbagi itu tidak harus menunggu menjadi kaya.
*Hai anak adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu.” (HR. Muslim)*