Untuk yang Sedang Menunggu Jodoh
Diantara kalian mungkin ada yang pernah (atau bahkan sering) membaca atau mendengar ulama/kiyai//habib/ustadz yang menyarankan untuk mengamalkan ayat ini:
رب اني لما أنزلت إلي من خير فقير
Robbi inni limaa anzalta ilayya min khoirin faqir.
Ini adalah doa Nabi Musa yang tertuang dalam Al Quran (QS Al-Qashash: 24). Doa itu dapat digunakan bagi para single lillah agar segera dipertemukan dengan jodohnya. Dan bisa juga digunakan bagi siapa aja yang ingin dimudahkan urusannya dan dilancarkan rezekinya.
Meskipun banyak doa-doa atau amalan-amalan lain agar segera dipertemukan dengan jodoh, menurut pengamatan saya banyak para jomblo yang masih belum tahu doa apa yang harus dibaca/diamalkan agar segera dipertemukan dengan jodoh.
Sejauh pengamatan saya, doa Nabi Musa ini biasanya dianjurkan oleh para Habaib, salah satunya adalah Al-Habib Salim Bin Abdullah As-Syathiry. Beliau adalah salah satu ulama besar Tarim. (Kalo pengen tahu sekilas tentang beliau, silakan klik ini, saya pernah menuliskannya di Tumblr saya ini). Beberapa tahun lalu saya pertama kalinya membaca tentang anjuran doa perkara jodoh ini dari quote/nasehat beliau yang di-post di sebuah akun Instagram. Beliau menganjurkan untuk membaca doa ini sebanyak 40 kali dalam sehari.
Ada juga ulama/kiyai/habaib/ustadz yang menyarankan membaca doa ini sebanyak 27 kali, 100 kali, atau 300 kali. Terserah keyakinan masing-masing mau mengamalkan berapa kali, wqwq.
Arti dari doa ini: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku."
Lalu apa hubungannya dengan jodoh?
Menurut Habib Salim bin Abdullah Asy-Syathiry, ayat ini adalah doa Nabi Musa AS ketika pertama kali sampai di kota Madyan. Setelah ia membaca doa itu, datanglah putri Nabi Syu'aib AS mengabarkan bahwa sang ayah ingin ia mengunjungi rumah mereka.
Nabi Musa AS sampai di rumah Nabi Syu'aib AS, berbincang-bincang dan akhirnya Nabi Syu'ab AS mengutarakan niatnya untuk menikahkan Nabi Musa AS dengan salah satu putrinya.
Dari situ Ulama Tafsir mengambil kesimpulan bahwa doa ini mujarrab untuk mempermudah urusan jodoh bagi laki-laki atau perempuan.
Doa ini bisa dibaca kapan aja, dan alangkah baiknya kalo dibaca di waktu ijabah seperti di akhir malam atau setelah sholat 5 waktu. Hendaknya dibaca dengan hati yang khusuk dan ikhlas. Kalo dibaca sebanyak 100-200 kali (atau bahkan lebih) maka itu lebih baik.
Menurut Kyai Ma’ruf Khozin, pengamalan doa ini syaratnya agak berat, yakni:
Setelah sering baca doa ini, kalo ada yang datang untuk mengajak menikah, maka gak boleh ditolak. Sebab dia-lah jodoh yang segera dikabulkan oleh Allah. Kalo ditolak, akan lama lagi dapatnya.
Gak boleh dibaca oleh laki-laki yang sudah menikah (pesan dari istri beliau, hehehe).
Gimana, gengs? Mau rutin mengamalkan doa ini kah? Wqwq.