Kalimat Efektif: Perkenalan, Keutuhan/Kesepadanan [Bagian 1]
Dengan berkembangnya teknologi di abad 21 ini, cara berkomunikasi sehari-hari menjadi semakin variatif. Namun perkembangan itu sayangnya tidak diikuti dengan pemahaman tata cara berbahasa yang lebih baik. Salah satunya mengenai bagaimana cara membuat kalimat yang efektif.
Kalimat efektif adalah kalimat yang singkat, padat, jelas, lengkap, dan dapat menyampaikan informasi secara tepat. Kalimat dapat dikatakan singkat apabila hanya menggunakan unsur yang diperlukan saja. Setiap unsur kalimat benar-benar berfungsi. Sedangkan sifat padat mengandung makna sarat dengan informasi yang terkandung di dalamnya. Dengan sifat ini tidak terjadi pengulangan-pengulangan pengungkapan. Sifat jelas ditandai dengan kejelasan struktur kalimat dan makna yang terkandung di dalamnya. Sifat lengkap mengandung makna kelengkapan struktur kalimat secara gramatikal, dan kelengkapan konsep atau gagasan yang terkandung di dalam kalimat tersebut.
Kalimat efektif dapat mengomunikasikan pikiran atau perasaan penulis atau pembicara kepada pembaca atau pendengar secara tepat. Dengan menggunakan kalimat efektif, komunikasi penulis dan pembaca atau pembicara dan pendengar tidak akan menghadapi keraguan, salah komunikasi, salah informasi, atau salah pengertian.
Ciri-ciri kalimat efektif ada 8, dan dalam bagian ini kita akan membahas tentang yang pertama:
Keutuhan / Kesepadanan
Kesatuan kalimat ditandai dengan adanya kesepadanan struktur dan makna kalimat, yaitu keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Ciri-ciri kesepadanan:
Kalimat memiliki subjek dan predikat yang jelas, dan
Kejelasan subjek dan predikat dapat dilakukan dengan menghindarkan penggunaan kata di, dalam, bagi, untuk, pada, sebagai, tentang, mengenai, menurut, dan sebagainya.
Contoh kalimat yang tidak sepadan:
Penyusunan artikel tersebut Ani dibantu oleh teman-temannya. (salah)
Koran membaca Ayah di teras. (salah)
Kedua kalimat di atas salah karena tidak adanya kesepadanan struktur dan makna.
Kalimat tersebut akan menjadi jelas jika diubah susunannya menjadi:
Dalam menyusun artikel itu, Ani dibantu oleh teman-temannya. (benar)
Ayah membaca koran di teras. (benar)











