Dear shalihah🌹 Kita sama-sama tahu sejak 14 abad yang lalu risalah Islam mengangkat derajat wanita, membebaskan, meluruskan, dan memuliakan.. seharusnya kita bisa menghargai diri karena wanita saat itu saja selalu dihargai.. sudah saatnya kita peduli terhadap masa depan kita. Ketika statement "perempuan itu harus berpendidikan tinggi" melahirkan pengertian yang multitafsir tergantung seperti apa memaknai kalimat tersebut. Kadangkala kita memaknai pendidikan tinggi itu adalah pendidikan formal seperti kuliah dan lain sebagainya, padahal itu hanya sebuah pilihan. Karena apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, dan apa yang kita rasakan itu semua adalah pendidikan. Bayangkan saja tidak sedikit dari orang tua misalkan, mereka tidak mengenyam pendidikan formal tinggi-tinggi tetapi berhasil mendidik anaknya dengan baik. Masih ada kesempatan selagi ada kemauan, belajar menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pasangan yang baik, menjadi ibu yang baik, dan terus tumbuh. Hari ini kita bisa belajar kapanpun dan di manapun, literatur berserak, majlis ta'lim banyak, kajian online dimana-mana. Tinggal kitanya mau atau tidak. Untuk menjadi seorang ibu yang melahirkan Khalifah sesuai Al Qur'an dan Sunnah perlu persiapan sejak dini, belajar dari sekarang. Untuk melahirkan generasi yang bisa memajukan bangsa tidak terlepas dari seorang ibu yang mendidiknya dengan baik. Untuk itu seorang yang berpengalaman pernah mengatakan kita mendidik anak dimulai sejak kita memilih pasangan. Yu persiapan dari sekarang, belajar selagi banyak kesempatan, agar bisa menjadi bagian dari khaira ummah (umat terbaik) ___________________________________________________ ♥️ @shintafaz_ #inmyopinion #knowledge #womanity #fastabiqulkhairat #khairuummah #loveyourself #fighting https://www.instagram.com/p/CX-flv5pMch/?utm_medium=tumblr














