...
dibalik semua ini, aku melakukan nya dengan cinta.
seen from Canada

seen from United Kingdom
seen from Türkiye

seen from United Kingdom

seen from Australia
seen from Netherlands
seen from Spain
seen from Netherlands
seen from United Kingdom

seen from Belarus

seen from Serbia
seen from Pakistan
seen from Israel
seen from Pakistan

seen from Finland

seen from Belarus
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from United States
...
dibalik semua ini, aku melakukan nya dengan cinta.
“Ketika Niat Baik Tak Selalu di Tempat yang Tepat”
Ada satu hal lucu tapi sering banget kejadian di kantor.
Orang yang paling sibuk,belum tentu orang yang paling efektif.
Ada yang suka bilang:
“Aku bantu aja dulu, biar cepat.”
Padahal bantuannya sering bikin proses makin ruwet.
Jobdesk-nya sendiri malah nggak jalan, tapi dia merasa paling kerja keras.
Yang lain jadi bingung: ini bantu atau rebut?
Kita semua memang satu tim, tapi tetap ada garis tanggung jawab.
Kalau semua orang merasa bisa ambil bagian siapa pun, akhirnya nggak ada yang benar-benar pegang tanggung jawab penuh.
Yang repot bukan cuma struktur kerja — tapi trust antar tim juga pelan-pelan rusak.
Aku selalu bilang ke diri sendiri,
“Bantu boleh, tapi jangan gantiin peran orang lain.”
Karena ketika kamu ambil ranah yang bukan bagianmu, kamu bukan sedang produktif, kamu sedang menciptakan kekacauan yang kelihatannya rapi.
Dan kalau kamu nggak bisa jadi berkat buat orang lain, jangan jadi batu sandungan buat orang lain.
Apakah itu kadang aku? Akupun tidak tahu. Yang jelas, aku sedang belajar, untuk tetap di jalur yang benar, bukan yang paling ramai.
Unexpected Journey ---
Menuliskan perjalanan dan pengingat diri untuk bisa hati hati dalam berbicara kina.
Aku, XY dan sebutlah XX keliling naik mobil, muter ke sana-sini, dan jujur aku suka banget dan menikmati suasanya. Rasanya susah dijelaskan, kayak bukan sekadar jalan kerjaan biasa, tapi lebih kayak perjalanan yang unexpected yang bikin hati tenang, dan kau tau kami mencoba berbagai keinginan yang kami tulis bersama.
What a beautiful moment.
Tentunya rasa takut, cemas, semuanya menggebu - gebu tapi yang bikin makin berarti, karena XY bareng aku dan tentunya aku selalu suka saat bersama dengannya dan selalu memastikan bahwa aku nyaman dengan apapun kondisi.
Ada rasa nyaman tersendiri—nggak cuma karena pemandangan atau perjalanan panjangnya, tapi karena kebersamaan itu. Kadang hal kecil kayak ngobrol di jalan atau sekadar bareng di mobil bisa jadi cerita yang nyantol lama.
Buatku, ini bukan cuma soal destinasi, tapi siapa yang ada di samping kita selama perjalanan. Dan kali ini, aku bersyukur , unexpected journey ini jadi momen yang aku nikmati sepenuhnya.
...
Benar sekali yang dikatakan postingan ini, "
Kita, tidak perlu mengetahui semua urusan orang lain, sebagaimana oranglain tidak perlu mengetahui semua urusan kita. Bila ada oranglain yang lebih nyaman bercerita pada oranglainnya, ya tidak masalah. Kita pun berhak memilih siapa orang yang nyaman kita ceritakan.
Kita, tidak perlu dekat dengan semua orang di muka bumi. Orang-orang yang sefrekuensi akan secara natural berdekatan. Kutub-kutub positif akan berkumpul dengan kutub positif lainnya, begitu pun kutub negatif. Pada beberapa kasus di perkumpulan salah satu kutub, bisa saja ada perbedaan dan ketidakcocokan pandangan juga. " Kadang kita tidak perlu beradaptasi dengan big effort jika sudah se-frekuensi maka dia akan sendirinya mengalirkan sebuah cerita yang tiada terduga. dan terkadang aku realise dan menyelami kembali apakah yang kukatakan ini sebaiknya ku pendam, tapi lagi lagi. Ketika mungkin aku lelah untuk menyimpannya kadang terlepas juga. ha.ha.ha
-callmehappiness
Bogor, 21-06-2024
love wins hypno!callie is my gf
what is wrong with her 😔
Bonjour à toutes et à tous, Voici en avant-première la couverture de mon deuxième livre, qui sera publié dans quelques mois #vata #journalgrainejaune #journal #grainejaune #graine #maya #kin #kin4 #plantes #fleurs #livre #ebook #publicationfuture
Iftitah dari Ustadzah Ratu Erma Rahmayanti (Mas'ulah 'Ammah Muslimah HTI): Kongres Ibu Nusantara adalah satu dari banyak kegiatan Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia untuk menjelaskan kepada umat bahwa Islam adalah satu-satunya solusi persoalan. Demikian pemaparan Iftitah oleh Ibu Ratu Erma (Mas'ulah 'Ammah MHTI) Seiring dengan itu, pembinaan individu dan kelompok untuk merekrut kader aktivis juga berjalan intensif dalam kajian rutin mingguan maupun bulanan. "Kami juga melakukan aktivitas muhasabah lil hukkaam, mengoreksi pemerintah, dan menjelaskan kelalaian tugas mereka terhadap umat." Papar Ibu Ratu Erma. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan di tengah-tengah masyarakat agar terjadi sinergi antara kader Hizbut Tahrir bersama umat dalam rangka mewujudkan kekuatan mengembalikan Khilafah Islamiyah. Tegaknya kembali Khilafah adalah kewajiban kita semua dan proyek besar untuk solusi persoalan. "Khilafah mutlak diperlukan. Untuk membebaskan keluarga Indonesia dari liberalisasi dan untuk mengakhiri penderitaan saudara muslim di Seluruh dunia, termasuk Suriah. Saudara-saudara kita disana, jangankan berfikir untuk menguatkan ketahanan keluarga, untuk menjaga anaknya saja dari sasaran peluru dan bom tidak sanggup lagi. Karenanya kita disini yang masih diberi keleluasan untuk mengajak umat berjuang menegakkan Khilafah, bersegeralah menempuh jalan perjuangan bersama Kami. Mereka menunggu pengorbanan kita, pengorbanan waktu, tenaga, dan harta untuk tegaknya Khilafah!" Tegas Beliau menutup Iftitahnya. https://www.facebook.com/opinimhti/videos/1841371752814383// #Negarasokoketahanankeluarga #kin4 #Khilafah #IslamRahmatanLilAlam