KKN Part3-BERDAMAI Akan ada manusia yang berdamai dengan diri kita, menerima segala kekurangan diri kita, membersamai langkah kita. Akan ada manusia yang memaklumkan proses kita belajar. Bahkan, salah satu nikmat lain adalah akan ada manusia yang menegur kita, menasihati kita, menginginkan kebaikan untuk kita. Katanya, jika cinta sudah terpatri, maka jarak tak akan pernah menjadi soal. Minimal, akan ada doa sebagai penghubung bagi mereka yang saling mencintai. Dan mencintai itu, sebuah predikat, sebuah kata kerja. Maka mencintai adalah kerja-kerja nyata mendatangkan kebaikan untuk mereka yang dicintai. Begitu rupanya yang Baginda Nabi Muhammad lakukan atas perwujudan cinta pada umatnya, "ummati ummati ummati" hingga akhir napas Beliau di dunia. Dan cara paling sederhana untuk mencintai, barangkali adalah mendoakan. Bagaimana Nabi Musa mengetahui kelemahan dirinya, ketidak mampuannya lantas berdoa memohon kepada ALLAH untuk dipersaudarakan dengan Nabi Harun untuk meneguhkan, melengkapi dirinya. "...(yaitu) Harun saudaraku, teguhkanlah kekuatanku dengan adanya dia, dan jadikanlah dia teman dalam urusankan, agar kami banyak bertasbih kepadaMu, dan banyak mengingatMu, sesungguhnya Engkau Maha Melihat (keadaan) kami." QS. Taha :29-33. Bisa jadi, pertemuan demi pertemuan mengantarkan kita pada persaudaraan-persaudaraan yang saling meneguhkan, saling mengingatkan. Inni uhibbuki fillah Jumat, semoga tertaut doa diantara untaian Surat Al Kahfi yang terlantun. #kknhari3 #kknlife #UngaranBarat #berdamai #semangat










