Berlumpur.
Alhamdulillah, bila banyak dari temanku yang menganggapku seorang yang baik. Berarti Allah telah menutupi begitu banyaknya dosaku. Hingga mata-mata manusia tak mampu melihatnya. Padahal masih banyak kurangku, masih dipenuhi lumpur tubuhku.
Walhamdulillah, bila sahabat yang kian mengenalku lebih dalam masih menganggapku orang yang baik. Mau menerima beberapa aibku yang Allah bukakan padanya. Dan ia menerimaku dengan ikhlas, kemudian tetap menganggapku orang yang baik. Orang yang bisa menjadi sahabatnya.
Bila di antara kalian melihatku dalam keadaan berlumpur, belum tentu pula aku berlumpur. Sebab lumpur-lumpur pada manusia kan hilang jika kita menganggap tiada lumpur baginya. Jika mata dan hati kita gunakan untuk membantu membersihkan seluruh lumpur tadi, maka bersihlah ia, bersihlah aku dari berbagai lumpur tadi.
Terima kasih untuk semua yang sudah membersamaiku. Keluarga pun sahabat yang membantuku bersih dari berbagai lumpur tersebut. Meski sebenarnya masih, aku berharap seluruh lumpur padaku dan kita semua bisa luntur dan luluh tepat sesaat sebelum kita dihisab oleh Allah. Semoga kita diambil Allah dalam keadaan beriman, insyaaAllah.












